Friday, 21 August 2026
BREAKING
BERITA

Indonesia Kian Mengukuhkan Posisi sebagai Raksasa Minyak Atsiri Global, Kini Fokus pada Hilirisasi dan Jenama Lokal

Oleh Emanuel August 21, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Indonesia menorehkan prestasi gemilang di kancah internasional dengan menempatkan diri di peringkat kelima dunia dalam ekspor minyak atsiri. Capaian ini menjadi modal berharga untuk membangkitkan sektor manufaktur dan mengembangkan jenama-jenama lokal di industri parfum.

Meskipun demikian, potensi besar ini belum sepenuhnya tergarap. Kebutuhan mendesak akan investasi dalam hilirisasi menjadi kunci untuk meningkatkan nilai tambah produk dan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global. Tanpa investasi yang memadai, Indonesia berisiko hanya menjadi pemasok bahan baku mentah, sementara keuntungan besar diraup oleh negara lain.

Peluang emas ini disambut baik oleh para pelaku industri. Direktur Jenderal Industri Kimia, Tekstil, dan Aneka (IKTA) Kementerian Perindustrian, Ignatius Warsito, menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain utama dalam industri parfum global. “Potensi kita sangat besar. Kita sudah nomor lima dunia untuk ekspor minyak atsiri. Tinggal bagaimana kita melakukan hilirisasi supaya nilai tambahnya naik,” ujarnya dalam acara Peluncuran 50 Jenama Lokal Indonesia di Jakarta pada Rabu (15/5/2024).

Warsito menekankan pentingnya pengembangan jenama lokal agar produk parfum Indonesia tidak hanya dikenal sebagai pemasok bahan baku, tetapi juga sebagai produsen parfum berkualitas tinggi yang mampu bersaing di pasar internasional. Hal ini sejalan dengan target pemerintah untuk mendorong pertumbuhan industri manufaktur dalam negeri dan menciptakan produk-produk unggulan yang membanggakan bangsa.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita juga turut memberikan apresiasi terhadap perkembangan industri parfum tanah air. Ia menyoroti peran strategis minyak atsiri sebagai komoditas ekspor unggulan Indonesia yang memiliki permintaan tinggi di pasar dunia. “Indonesia adalah salah satu produsen minyak atsiri terbesar di dunia, dan ini merupakan peluang besar bagi kita untuk mengembangkan industri parfum nasional,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Agus Gumiwang mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan industri parfum melalui berbagai kebijakan, termasuk insentif investasi, fasilitasi akses pasar, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia. Diharapkan, dengan sinergi antara pemerintah, pelaku industri, dan akademisi, Indonesia dapat bertransformasi menjadi pemain global yang disegani dalam industri parfum, tidak hanya sebagai pemasok bahan baku, tetapi juga sebagai produsen parfum dengan jenama-jenama yang mendunia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp