Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) memproyeksikan pasar kendaraan roda dua listrik di Indonesia akan mengalami pertumbuhan signifikan. Target ambisius ditetapkan, yakni permintaan motor listrik diperkirakan mencapai 1,5 juta unit pada tahun 2028.
Optimisme ini didasarkan pada berbagai faktor pendukung yang terus berkembang, termasuk insentif pemerintah dan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap kendaraan ramah lingkungan. Proyeksi ini menunjukkan keyakinan Kemenko Perekonomian terhadap potensi besar adopsi motor listrik di tanah air.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memaparkan target tersebut dalam sebuah kesempatan. Beliau menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen untuk mendorong elektrifikasi kendaraan, termasuk sektor motor listrik. “Kita menargetkan pada tahun 2028, permintaan motor listrik bisa mencapai 1,5 juta unit,” ujar Airlangga dalam acara yang berlangsung di Jakarta.
Angka 1,5 juta unit ini diharapkan dapat mendorong industri otomotif nasional untuk lebih giat dalam pengembangan dan produksi motor listrik. Kemenko Perekonomian melihat bahwa transisi menuju kendaraan listrik bukan hanya isu lingkungan, tetapi juga peluang ekonomi yang signifikan bagi Indonesia.
Lebih lanjut, Airlangga Hartarto menambahkan bahwa target tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan target bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengurangi emisi karbon. Selain itu, pengembangan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif, mulai dari produksi hingga infrastruktur pengisian daya, terus menjadi fokus pemerintah.
Untuk mencapai target tersebut, berbagai kebijakan dan stimulus terus digencarkan. Mulai dari subsidi pembelian, insentif pajak, hingga pengembangan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) diharapkan dapat mempercepat penetrasi motor listrik di pasar domestik. Kemenko Perekonomian optimistis bahwa kolaborasi antara pemerintah, pelaku industri, dan masyarakat akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan target ambisius ini.
