Friday, 21 August 2026
BREAKING
BERITA

Kalteng Dilanda Asap Tebal Akibat Karhutla, 1.800 Hektare Lahan Terbakar

Oleh Emanuel August 21, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Kondisi udara di Kalimantan Tengah memburuk drastis akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang meluas. Sejak awal tahun hingga 10 September 2023, sedikitnya 1.800 hektare lahan di provinsi ini telah dilalap api. Luasnya kebakaran memicu kabut asap tebal yang menyelimuti sejumlah wilayah, mengancam kesehatan warga dan mengganggu aktivitas penerbangan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Tengah, Ahmad Yuliansyah, menyatakan keprihatinan mendalam atas situasi ini. Ia merinci bahwa data terperinci mencatat total luasan lahan yang terbakar mencapai 1.800 hektare. “Ini angka yang sangat mengkhawatirkan bagi kami di Kalimantan Tengah,” ujar Yuliansyah pada Rabu (13/9/2023).

Luasnya area yang terbakar ini tentu saja berdampak langsung pada kualitas udara. Kabut asap pekat yang dihasilkan dari api semakin mengkhawatirkan. Yuliansyah menambahkan bahwa pihaknya terus berupaya memadamkan api, namun terkendala oleh kondisi cuaca yang kering dan angin yang kencang. “Kami mengerahkan seluruh sumber daya yang ada, baik personel maupun peralatan, namun tantangan di lapangan sangat berat,” jelasnya.

Dampak karhutla tidak hanya dirasakan oleh masyarakat dari sisi kesehatan akibat polusi udara, tetapi juga mengganggu sektor transportasi udara. Beberapa bandara di Kalimantan Tengah dilaporkan mengalami penundaan atau pembatalan penerbangan akibat jarak pandang yang sangat terbatas. Hal ini tentu saja menimbulkan kerugian ekonomi dan ketidaknyamanan bagi para penumpang.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah melalui BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, dan relawan, untuk melakukan pemadaman api secara masif. Upaya pencegahan juga terus digalakkan, termasuk sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membakar hutan dan lahan, terutama di musim kemarau yang rentan terjadi kebakaran.

Bagikan: Facebook X WhatsApp