Universitas IPB (Institut Pertanian Bogor) melalui para ahlinya angkat bicara mengenai klaim yang beredar di masyarakat bahwa mencampurkan minyak kayu putih ke dalam bensin dapat meningkatkan efisiensi bahan bakar. Hasil kajian ilmiah menunjukkan bahwa klaim tersebut belum memiliki dasar yang kuat dan belum terbukti secara ilmiah.
Menurut Dr. Ir. Rini Dwiati, M.Sc., seorang ahli dari IPB University, belum ada penelitian yang secara definitif membuktikan bahwa penambahan minyak kayu putih pada bensin dapat membuat kendaraan menjadi lebih irit bahan bakar. Ia menekankan pentingnya pendekatan ilmiah dalam menguji klaim semacam ini.
“Sampai saat ini, belum ada penelitian yang secara valid dan ilmiah membuktikan bahwa penambahan minyak kayu putih ke dalam bensin dapat membuat kendaraan menjadi lebih irit bahan bakar,” ujar Dr. Rini Dwiati dalam sebuah pernyataannya.
Pernyataan ini sejalan dengan pandangan para ahli otomotif dan energi yang umumnya menyoroti bahwa efisiensi bahan bakar kendaraan sangat bergantung pada berbagai faktor teknis mesin, kualitas bahan bakar itu sendiri, serta gaya mengemudi. Penambahan zat aditif yang tidak terstandarisasi dan belum teruji secara ilmiah berpotensi menimbulkan efek negatif yang tidak diinginkan pada performa mesin.
Lebih lanjut, Dr. Rini Dwiati menjelaskan bahwa untuk membuktikan efektivitas suatu campuran bahan bakar, diperlukan serangkaian pengujian yang ketat. Pengujian ini mencakup analisis kimia campuran, uji emisi gas buang, serta uji performa mesin di laboratorium maupun di lapangan. Tanpa tahapan tersebut, klaim efisiensi yang beredar di masyarakat patut dipertanyakan.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi secara ilmiah, terutama yang berkaitan dengan penggunaan bahan bakar kendaraan. Penggunaan bahan bakar yang tidak sesuai spesifikasi atau penambahan zat aditif yang belum teruji dapat berisiko merusak komponen mesin kendaraan dalam jangka panjang.
Pihak IPB University melalui Dr. Rini Dwiati menegaskan kembali bahwa klaim mengenai bensin dicampur minyak kayu putih untuk efisiensi bahan bakar masih berada di ranah klaim tanpa bukti ilmiah yang kuat. Pengguna kendaraan disarankan untuk tetap menggunakan bahan bakar sesuai rekomendasi pabrikan dan melakukan perawatan rutin agar performa kendaraan tetap optimal.
