Legenda sepak bola Brasil, Ronaldinho, mengejutkan dunia olahraga dengan pengumuman kepindahannya ke klub Serie C Italia, Ravenna. Di usianya yang ke-46 tahun, mantan peraih Ballon d’Or ini menyatakan misinya adalah menyebarkan cinta dan kebahagiaan, sembari tak menutup kemungkinan mencetak gol.
Kabar ini pertama kali beredar pada pukul 22.00 WIB, 19 Juni lalu, dan sempat dianggap lelucon atau hoaks oleh banyak pihak. Ronaldinho, yang terakhir kali bermain secara profesional pada 2015 untuk Fluminense, dianggap tidak realistis untuk kembali merumput di level Serie C pada usia tersebut. Keputusan ini muncul di tengah perhatian dunia yang terfokus pada Piala Dunia, sehingga semakin menambah keheranan publik.
Kepindahan Ronaldinho ke Ravenna memicu berbagai diskusi, baik di kota Ravenna maupun secara global. Pertanyaan mengenai nilai sebenarnya dari operasi transfer ini pun mengemuka. Ignazio Cipriani, presiden Ravenna yang berasal dari keluarga terkenal dunia berkat Harry’s Bar, menjadi sosok sentral di balik mimpi yang diberikan kepada kota ini.
Dalam acara perkenalannya, Ronaldinho mengungkapkan rasa antusiasnya. “Saya sangat senang berada di sini. Ini adalah sebuah kehormatan besar,” ujar Ronaldinho. Ia menambahkan, “Saya datang untuk memberikan kebahagiaan dan cinta kepada para penggemar Ravenna. Saya percaya sepak bola adalah alat yang luar biasa untuk menyatukan orang.”
Walaupun banyak keraguan sempat menyelimuti, kehadiran Ronaldinho perlahan mulai memenangkan hati para penggemar Ravenna yang awalnya skeptis. Sambutan hangat mulai terasa, mengindikasikan potensi positif dari kehadiran pemain bintang ini bagi klub dan kota.
