Thursday, 20 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Mobil Listrik Hyundai Ioniq 5 Mati Setelah Parkir Paralel, Ahli Ungkap Potensi Risiko

Oleh Emanuel August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Sebuah keluhan muncul dari pemilik mobil listrik Hyundai Ioniq 5 yang mengalami kendala setelah melakukan parkir paralel. Aa Juju, demikian ia dikenal, melaporkan bahwa kendaraannya mendadak mati setelah ia memarkirkan mobil listriknya dengan cara paralel. Kejadian ini menimbulkan pertanyaan mengenai potensi risiko parkir paralel pada kendaraan listrik.

Menurut Aa Juju, masalah ini terjadi pada mobilnya yang berjenis Hyundai Ioniq 5. Ia mendapati kendaraannya tidak dapat dinyalakan kembali setelah proses parkir paralel selesai. Kejadian ini sontak menjadi sorotan, terutama di kalangan pengguna mobil listrik yang mungkin belum menyadari adanya potensi isu terkait manuver parkir tertentu.

Menanggapi fenomena ini, seorang ahli memberikan penjelasan mengenai kemungkinan penyebab dan risiko yang dihadapi mobil listrik saat melakukan parkir paralel. Parkir paralel, yang memerlukan manuver presisi dan seringkali melibatkan perpindahan gigi maju-mundur secara berulang dalam ruang terbatas, dapat memberikan beban tersendiri pada sistem kelistrikan mobil.

Ahli tersebut menjelaskan bahwa pada mobil listrik, sistem pengereman regeneratif (regenerative braking) bekerja secara aktif saat pengemudi melepaskan pedal gas atau saat melakukan deselerasi. Dalam manuver parkir paralel yang intens, terutama jika melibatkan akselerasi dan deselerasi yang cepat dan berulang, sistem ini bisa bekerja lebih keras dari biasanya. Hal ini berpotensi menimbulkan lonjakan arus atau panas berlebih pada komponen tertentu jika tidak dirancang untuk menangani beban kerja yang ekstrem dan berkelanjutan dalam skenario tersebut.

Selain itu, pergerakan maju-mundur yang konstan saat parkir paralel juga dapat memicu sistem manajemen baterai (Battery Management System/BMS) untuk melakukan penyesuaian. Jika proses ini berlangsung terlalu lama atau terlalu agresif, BMS dapat menginterpretasikannya sebagai kondisi yang berpotensi membahayakan baterai atau sistem, sehingga mengaktifkan mode proteksi yang berujung pada matinya kendaraan secara otomatis. Ini merupakan mekanisme keselamatan untuk mencegah kerusakan yang lebih serius.

Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa kejadian ini tidak serta-merta menjadikan parkir paralel sebagai larangan mutlak bagi semua mobil listrik. Pabrikan kendaraan listrik umumnya telah menerapkan berbagai sistem proteksi untuk mencegah kerusakan. Namun, pengalaman Aa Juju dengan Hyundai Ioniq 5-nya dapat menjadi pengingat bagi para pengguna untuk lebih berhati-hati dan memahami cara kerja kendaraan listrik mereka, terutama saat melakukan manuver yang membutuhkan usaha lebih dari sistem kelistrikan, seperti parkir paralel yang padat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp