Thursday, 20 August 2026
BREAKING
TEKNOLOGI

Sembelit di Antariksa: Ilmuwan Ungkap Misteri Kesehatan Astronaut

Oleh Herfansyah August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Para ilmuwan kini tengah berupaya menguak tabir misteri di balik keluhan umum yang dihadapi para astronaut saat bertugas di luar angkasa: sembelit. Kondisi ini kerap menjadi tantangan kesehatan yang signifikan bagi para penjelajah antariksa, memicu penelitian mendalam untuk menemukan akar permasalahannya.

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal PLOS ONE pada 11 Januari 2023 lalu, mengidentifikasi beberapa faktor kunci yang berkontribusi terhadap gangguan pencernaan ini. Para peneliti dari Universitas Birmingham, Inggris, menemukan bahwa perubahan pada otot perut dan diafragma, serta minimnya gravitasi, memainkan peran penting dalam memperlambat pergerakan usus.

Dalam kondisi normal di Bumi, gravitasi membantu mendorong makanan melalui sistem pencernaan. Namun, di lingkungan tanpa bobot di Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS), otot-otot ini tidak bekerja seefisien biasanya. Dr. Adam Smith, salah satu peneliti utama, menjelaskan, “Otot-otot yang kita gunakan untuk buang air besar, seperti diafragma dan otot perut, tidak bekerja dengan cara yang sama di luar angkasa.” Ia menambahkan, “Tanpa bantuan gravitasi, kita harus lebih aktif menggunakannya, dan hal itu terbukti sulit.”

Penelitian ini melibatkan analisis data dari 12 astronaut yang menghabiskan waktu di ISS selama enam bulan. Mereka memantau aktivitas otot-otot yang terlibat dalam proses defekasi. Hasilnya menunjukkan adanya perubahan signifikan dalam pola kontraksi otot-otot tersebut ketika para astronaut berada di luar angkasa dibandingkan saat di Bumi.

Selain perubahan fisiologis akibat minimnya gravitasi, faktor lain yang turut memengaruhi adalah perubahan diet dan pola hidrasi. Astronaut seringkali mengonsumsi makanan yang cenderung rendah serat dan kurang minum air karena keterbatasan di luar angkasa. “Perubahan lingkungan dan gaya hidup ini dapat menyebabkan sembelit pada banyak astronaut,” ujar Dr. Smith.

Memahami akar penyebab sembelit ini sangat krusial untuk menjaga kesehatan dan kinerja astronaut selama misi luar angkasa yang panjang. Pengetahuan ini diharapkan dapat mengarah pada pengembangan strategi pencegahan dan penanganan yang lebih efektif, memastikan para astronaut dapat menjalankan tugas mereka dengan optimal tanpa terganggu oleh masalah pencernaan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp