Thursday, 20 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Terapi Pil Tinja Beku Berpotensi Atasi Alergi Kacang pada Dewasa

Oleh Rini Widiyarti August 20, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Penelitian terbaru menunjukkan potensi pengobatan inovatif untuk alergi kacang pada orang dewasa melalui transplantasi mikrobiota feses yang dikemas dalam kapsul beku, atau yang akrab disebut “pil tinja”. Temuan ini berasal dari uji coba fase 1 yang dilakukan terhadap 15 orang dewasa dengan alergi kacang yang menunjukkan reaksi terhadap jejak kacang.

Tujuan utama dari studi yang didukung oleh Food Allergy Fund ini adalah untuk mengevaluasi keamanan metode transplantasi mikrobiota feses oral terenkapsulasi dan dampaknya terhadap toleransi kacang. Para peneliti di Boston Children’s Hospital memimpin investigasi ini, mengukur sejauh mana terapi ini dapat membantu pasien alergi kacang.

Dalam uji coba yang bersifat open-label ini, 15 peserta dibagi menjadi dua kelompok. Lima orang dewasa menerima antibiotik sebelum menjalani transplantasi, sementara 10 peserta lainnya tidak diberikan antibiotik. Pembagian ini dilakukan untuk mengamati apakah pemberian antibiotik memengaruhi efektivitas dan keamanan pengobatan.

Hasil awal dari penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak enam dari total 15 peserta menunjukkan respon positif terhadap terapi. Dari jumlah tersebut, tiga peserta berasal dari kelompok yang menerima antibiotik sebelum transplantasi, dan tiga lainnya berasal dari kelompok yang tidak menerima antibiotik. Ini menandakan bahwa terapi pil tinja beku memiliki potensi untuk meningkatkan toleransi terhadap kacang pada orang dewasa yang alergi, terlepas dari penggunaan antibiotik awal.

Meskipun hasil ini menjanjikan, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memahami sepenuhnya mekanisme kerja, dosis optimal, dan efektivitas jangka panjang dari terapi pil tinja beku ini dalam mengatasi alergi kacang pada populasi yang lebih luas.

Bagikan: Facebook X WhatsApp