Wednesday, 19 August 2026
BREAKING
OTOMOTIF

Industri Kecil Menengah Dilibatkan dalam Proyek Motor Listrik Nasional

Oleh Emanuel August 19, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) secara tegas mendorong partisipasi Industri Kecil dan Menengah (IKM) dalam pengembangan proyek motor listrik nasional. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang kokoh di Indonesia, sekaligus meningkatkan kapabilitas para pemasok lokal.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menekankan bahwa pelibatan IKM bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah keharusan untuk memastikan keberlanjutan dan kemandirian industri otomotif listrik nasional. “IKM memiliki peran krusial dalam rantai pasok industri otomotif. Dengan mereka terlibat sejak awal, kita bisa memastikan ketersediaan komponen lokal yang berkualitas dan harga yang kompetitif,” ujar Agus Gumiwang dalam sebuah kesempatan.

Fokus utama Kemenperin dalam melibatkan IKM adalah pada peningkatan kemampuan mereka dalam memproduksi komponen-komponen kunci untuk motor listrik. Hal ini mencakup berbagai aspek, mulai dari baterai, motor listrik, hingga komponen pendukung lainnya. Diharapkan, melalui program pendampingan dan fasilitasi, IKM dapat bertransformasi menjadi pemasok yang siap bersaing di tingkat global.

Lebih lanjut, Kemenperin berencana untuk memfasilitasi IKM agar dapat memenuhi standar kualitas internasional yang dibutuhkan dalam industri kendaraan listrik. Kerjasama dengan lembaga penelitian dan pengembangan, serta universitas, akan digalakkan untuk mendorong inovasi dan transfer teknologi. “Kami akan berikan bimbingan teknis, akses terhadap teknologi baru, dan juga fasilitasi dalam hal sertifikasi produk agar produk IKM dapat diterima di pasar domestik maupun internasional,” tambahnya.

Proyek motor listrik nasional ini diharapkan tidak hanya menciptakan produk yang unggul, tetapi juga membuka lapangan kerja baru dan mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Dengan memberdayakan IKM, Kemenperin optimis Indonesia dapat menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik di kawasan Asia Tenggara.

Bagikan: Facebook X WhatsApp