Tuesday, 18 August 2026
BREAKING
BERITA

Indonesia Pimpin Kekuatan Militer ASEAN, Peringkat 13 Dunia Versi Global Firepower 2026

Oleh Emanuel August 18, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pada usia 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, kekuatan militernya kembali mendapat pengakuan global. Laporan terbaru dari Global Firepower 2026 menempatkan Indonesia sebagai kekuatan militer teratas di kawasan Asia Tenggara. Tidak hanya itu, peringkat ini juga menempatkan Indonesia di posisi ke-13 dari 145 negara di seluruh dunia yang dievaluasi.

Penilaian kekuatan militer ini didasarkan pada berbagai faktor yang komprehensif, mencakup lebih dari 60 metrik individual untuk menentukan rangking kekuatan militer suatu negara. Faktor-faktor tersebut antara lain jumlah personel militer, kekuatan angkatan darat, laut, dan udara, kemampuan logistik, mobilitas, geografi, hingga sumber daya alam yang dimiliki.

Dalam konteks Asia Tenggara, keunggulan Indonesia ini mengungguli negara-negara tetangga lainnya. Peringkat yang diraih menunjukkan kapabilitas pertahanan yang signifikan dan kesiapan militer yang patut diperhitungkan di kancah regional. Posisi ke-13 dunia secara umum juga mencerminkan kemajuan dan modernisasi yang terus dilakukan oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Angka-angka spesifik yang dirilis Global Firepower 2026 menunjukkan detail kekuatan militer Indonesia. Sebagai contoh, kekuatan personel aktif Indonesia tercatat mencapai 400.000 personel, dengan jumlah personel cadangan sebanyak 1.070.000. Untuk angkatan darat, tersedia 330 tank, 1.370 kendaraan tempur infanteri, 150 artileri self-propelled, 410 artileri tarikan, dan 63 peluncur roket multi-ganda.

Sektor udara juga menunjukkan performa yang kuat. Indonesia memiliki total 440 pesawat militer, terdiri dari 67 pesawat tempur, 152 pesawat latih, 100 pesawat angkut, dan 58 helikopter serang. Sementara itu, kekuatan laut Indonesia diperkuat dengan 286 aset, termasuk 4 kapal fregat, 24 kapal patroli, dan 2 kapal selam.

Dalam hal anggaran pertahanan, Indonesia mengalokasikan dana sebesar 15,5 miliar dolar AS. Angka ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) dan kesiapan prajurit.

Perbandingan dengan negara-negara ASEAN lainnya semakin mengukuhkan posisi Indonesia. Malaysia berada di peringkat ke-35 dunia, diikuti oleh Vietnam di peringkat ke-28, Thailand di peringkat ke-30, dan Singapura di peringkat ke-47. Filipina menempati posisi ke-51, Myanmar ke-38, Kamboja ke-108, Laos ke-137, dan Brunei Darussalam ke-144.

Pencapaian ini menjadi indikator penting bagi Indonesia dalam menjaga kedaulatan, stabilitas regional, serta perannya dalam dinamika keamanan internasional. Keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas dan kuantitas pertahanan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp