Monday, 17 August 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Misteri Keberadaan Teks Proklamasi Tulisan Tangan Soekarno

Oleh Muzairi M August 17, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Di tengah ingatan kolektif bangsa Indonesia, pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945 oleh Soekarno-Hatta menjadi momen krusial. Namun, versi yang paling dikenal luas saat ini adalah hasil ketikan dari Sayuti Melik, seorang tokoh penting dalam pengetikan naskah bersejarah tersebut. Pertanyaannya, di manakah keberadaan naskah asli yang ditulis tangan oleh Soekarno?

Teks Proklamasi yang dibacakan pada hari bersejarah itu, sejatinya, ditulis tangan oleh Soekarno sendiri. Naskah tersebut kemudian diserahkan kepada Sayuti Melik untuk diketik. Proses pengetikan ini dilakukan di kediaman Laksamana Tadashi Maeda, di Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Jakarta.

Perbedaan antara naskah tulisan tangan Soekarno dan versi ketikan Sayuti Melik memang ada. Salah satu perbedaan yang paling mencolok adalah adanya perubahan frasa dari “tempoh” menjadi “tempo” serta penambahan kata “hal-hal” pada bagian akhir teks. Perubahan-perubahan kecil ini, meskipun signifikan secara historis, menunjukkan adanya dinamika dalam penyusunan dan finalisasi naskah proklamasi.

Setelah proklamasi dibacakan, naskah asli tulisan tangan Soekarno ternyata tidak disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Menurut penuturan sejarawan, naskah tersebut sempat berada di tangan Jusuf Ronodipuro, salah seorang tokoh penyiaran yang turut berperan dalam menyebarkan berita proklamasi. Kemudian, naskah tersebut diserahkan kepada Presiden Soekarno.

Keberadaan pasti naskah asli Teks Proklamasi tulisan tangan Soekarno menjadi subjek diskusi dan pencarian selama bertahun-tahun. Meskipun versi ketikan Sayuti Melik telah menjadi ikonik dan tersimpan dengan baik di ANRI, penelusuran terhadap naskah orisinal yang pertama kali dicatat oleh Sang Proklamator masih terus dilakukan. Hal ini penting untuk melengkapi arsip sejarah bangsa dan memastikan keutuhan dokumen bersejarah yang menjadi tonggak kemerdekaan Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp