Sirkuit Aragon, Spanyol, diprediksi oleh Aprilia Racing akan menjadi penentu siapa saja pembalap yang sesungguhnya layak bersaing memperebutkan gelar juara dunia MotoGP musim ini. Pihak Aprilia, melalui CEO-nya Massimo Rivola, menilai balapan di Aragon akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kekuatan para kontender.
Menurut Rivola, karakteristik Sirkuit de Motorland Aragón yang dikenal sebagai ‘Sirkuit Marc Márquez’ memiliki peran krusial dalam menguji kemampuan murni para pembalap. “Aragon adalah trek Marc,” ujar Rivola, merujuk pada dominasi historis Marc Márquez di sirkuit tersebut. Pernyataan ini mengindikasikan bahwa hanya pembalap dengan kemampuan luar biasa yang dapat bersaing di sana.
Rivola menambahkan bahwa hasil di Aragon akan menjadi tolok ukur yang lebih akurat ketimbang balapan-balapan sebelumnya. Ia optimis bahwa setelah seri Aragon, akan muncul nama-nama yang benar-benar bisa disebut sebagai pesaing serius untuk gelar juara.
Aprilia sendiri memiliki ambisi besar di musim ini. Setelah performa yang menjanjikan di beberapa seri awal, tim asal Italia ini bertekad untuk terus berkembang dan menempatkan kedua pembalapnya, Aleix Espargaró dan Maverick Viñales, di papan atas. Espargaró, yang sempat memimpin klasemen, kini berada di posisi yang kompetitif, sementara Viñales terus beradaptasi dengan motor RS-GP.
Dengan sisa musim yang masih panjang, hasil di Aragon akan sangat penting untuk memetakan peta persaingan. Potensi kejutan dari pembalap lain juga tidak bisa dikesampingkan. Namun, Aprilia meyakini bahwa sirkuit yang menuntut presisi dan konsistensi ini akan memisahkan para pembalap yang sekadar cepat sesekali dengan mereka yang benar-benar memiliki potensi juara.
