Sunday, 16 August 2026
BREAKING
POLITIK

Warga Kepulauan Selayar Mulai Pulang ke Rumah Pasca Gempa NTT, Sebagian Masih Mengungsi di Gunung

Oleh Danu Ilham August 16, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sejumlah warga Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, mulai kembali ke rumah masing-masing pasca gempa bumi yang berpusat di Nusa Tenggara Timur (NTT). Situasi di wilayah tersebut kini dinilai telah kondusif, meski sebagian warga lainnya masih memilih bertahan di lokasi pengungsian, termasuk di area pegunungan.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepulauan Selayar, Syamsul Alam, mengonfirmasi bahwa sebagian besar warga yang sebelumnya mengungsi kini telah pulang ke rumah. Hal ini didasari oleh penilaian bahwa kondisi sudah aman untuk kembali beraktivitas.

Namun, ia juga menyebutkan bahwa masih ada warga yang memilih untuk tetap tinggal di tempat pengungsian. “Ada yang sudah pulang, ada juga yang masih bertahan di tempat pengungsian. Sebagian mereka memilih mengungsi di gunung,” ujar Syamsul Alam pada Kamis (16/12/2021).

Gempa bumi dengan magnitudo 7,4 yang mengguncang wilayah NTT pada Selasa (14/12/2021) lalu, memang terasa hingga ke beberapa wilayah di Sulawesi Selatan, termasuk Kepulauan Selayar. Guncangan tersebut sempat menimbulkan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Syamsul Alam menambahkan bahwa data mengenai jumlah pasti warga yang masih mengungsi dan lokasi spesifik pengungsian mereka masih terus dihimpun. Pihaknya terus memantau perkembangan situasi dan memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.

Pemerintah daerah melalui BPBD terus berupaya memastikan keselamatan warga dan memberikan bantuan yang diperlukan bagi mereka yang terdampak. Koordinasi dengan instansi terkait juga terus dilakukan untuk penanganan pasca-gempa.

Meskipun gempa berpusat di NTT, dampaknya yang terasa hingga ke Selayar menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan bencana di wilayah tersebut. Upaya mitigasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai langkah-langkah menghadapi bencana alam terus digalakkan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp