Saturday, 15 August 2026
BREAKING
POLITIK

Pemerintah Siagakan Penanganan Gempa M7 NTT, Istana Beri Perhatian Penuh

Oleh Danu Ilham August 15, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Pemerintah Indonesia telah memastikan kesiapsiagaan penuh dan memberikan perhatian serius terhadap penanganan dampak gempa bumi bermagnitudo 7,0 yang mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Sekretaris Kabinet (Mensesneg) Pramono Anung menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo telah memerintahkan jajarannya untuk sigap merespons bencana alam tersebut.

Menurut Pramono Anung, instruksi Presiden Jokowi mencakup upaya penanganan darurat, pemulihan, dan rehabilitasi bagi para korban. Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi di lapangan untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan cepat dan tepat sasaran.

Gempa bumi dengan kekuatan M7,0 ini terjadi pada Selasa, 14 Desember 2021, sekitar pukul 11.20 WIB. Pusat gempa berada di laut pada jarak 113 km arah barat laut Larantuka, NTT, dengan kedalaman 10 km. Bencana ini dilaporkan menimbulkan kerusakan di beberapa wilayah di NTT dan sekitarnya.

Merespons hal tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah mengerahkan tim reaksi cepat dan petugas untuk melakukan asesmen awal terhadap kerusakan dan kebutuhan para pengungsi. Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat dan instansi terkait lainnya untuk mengoptimalkan upaya penanganan.

“Presiden sudah memberikan arahan yang sangat jelas kepada seluruh jajaran, terutama kepada kepala BNPB, untuk segera bergerak cepat dan tanggap,” ujar Pramono Anung dalam keterangan persnya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa, 14 Desember 2021. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan memastikan semua kebutuhan korban gempa terpenuhi, mulai dari tempat tinggal sementara, pangan, hingga layanan kesehatan.

Koordinasi lintas sektor menjadi kunci dalam penanganan bencana ini. Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) juga telah menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh. Tim SAR gabungan juga telah dikerahkan untuk melakukan pencarian dan penyelamatan jika ada laporan korban yang belum ditemukan.

Pemerintah mengimbau masyarakat yang berada di wilayah terdampak untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan dari petugas di lapangan. Upaya mitigasi dan edukasi kebencanaan juga akan terus ditingkatkan untuk meminimalkan risiko di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp