Petenis muda Filipina, Alex Eala, kian menunjukkan kiprahnya di dunia tenis internasional. Popularitasnya yang meroket tak pelak membuat namanya mulai diperbincangkan dan disandingkan dengan legenda olahraga Filipina, Manny Pacquiao. Perbandingan ini muncul seiring dengan pesatnya perkembangan karier Eala di kancah tenis.
Eala, yang baru berusia 18 tahun, telah meraih berbagai prestasi membanggakan. Ia berhasil menjuarai Grand Slam Junior French Open 2021 kategori tunggal putri dan meraih medali emas di SEA Games 2023 nomor tunggal putri. Pencapaian-pencapaian ini menjadi bukti nyata bakat dan dedikasinya dalam dunia tenis.
Menanggapi sanjungan dan perbandingan dengan Manny Pacquiao, Alex Eala menunjukkan sikap rendah hati. Ia menyatakan bahwa ia masih harus banyak belajar dan berproses untuk mencapai level yang sama dengan sang ikon tinju. “Saya masih sangat muda dan masih banyak yang harus saya pelajari dan perbaiki,” ujar Eala dalam sebuah kesempatan.
Eala menambahkan bahwa ia sangat mengagumi Manny Pacquiao sebagai sosok inspiratif bagi masyarakat Filipina. Ia berharap suatu saat nanti dapat memberikan kebanggaan serupa bagi negaranya melalui prestasinya di dunia olahraga. “Manny Pacquiao adalah legenda. Saya berharap bisa memberikan kebanggaan bagi Filipina seperti yang telah dia lakukan,” tambahnya.
Perbandingan antara Alex Eala dan Manny Pacquiao memang bukan tanpa alasan. Keduanya merupakan atlet muda yang berhasil membawa nama Filipina di kancah internasional, meskipun dalam cabang olahraga yang berbeda. Keduanya juga menunjukkan semangat juang tinggi dan determinasi yang luar biasa.
Meskipun demikian, Eala menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah terus meningkatkan performanya di lapangan tenis. Ia tidak ingin terbebani oleh ekspektasi dan perbandingan yang ada. “Saya akan fokus pada permainan saya dan terus berusaha memberikan yang terbaik,” tutup Eala.
