Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa sejumlah menteri di kabinetnya kerap jatuh sakit karena tuntutan pekerjaan yang sangat tinggi. Hal ini disampaikannya dalam sebuah pidato kenegaraan yang disampaikan pada Sidang Tahunan.
Menurut Prabowo, intensitas kerja yang luar biasa menjadi penyebab utama kelelahan dan berdampak pada kesehatan para menterinya. Ia mengamati bahwa banyak dari mereka yang terpaksa harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat kondisi tersebut.
“Banyak menteri saya masuk rumah sakit. Kenapa? Karena kerja terlalu keras,” ujar Prabowo dalam pidatonya. Pernyataan ini disampaikan saat Sidang Tahunan, yang merupakan agenda rutin kenegaraan di awal tahun.
Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa beban tugas yang diemban oleh para menteri sangatlah berat. Mereka dituntut untuk menyelesaikan berbagai program dan kebijakan demi kemajuan bangsa. Tekanan dan jam kerja yang panjang menjadi faktor yang tidak terhindarkan dalam pelaksanaan tugas tersebut.
Meskipun tidak merinci nama-nama menteri yang dimaksud atau periode spesifik kejadian tersebut, Prabowo secara umum menyampaikan keprihatinannya atas kondisi tersebut. Ia mengisyaratkan bahwa semangat kerja keras para pembantunya patut diapresiasi, namun keseimbangan antara pekerjaan dan kesehatan juga perlu diperhatikan.
Pidato kenegaraan ini menjadi momen penting bagi Presiden untuk menyampaikan pandangannya mengenai dinamika kerja di dalam pemerintahan. Pengakuan mengenai kondisi kesehatan menteri akibat kerja keras ini memberikan gambaran tentang betapa padatnya agenda dan tantangan yang dihadapi oleh jajaran kabinet.
