Konsep Ekonomi Pancasila dapat diilustrasikan melalui analogi sederhana dari sebuah kolam ikan. Konsep ini menekankan pentingnya menciptakan ekosistem yang kondusif bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar dapat berkembang dan bersaing secara sehat. Analogi ini diungkapkan oleh Prof. Rhenald Kasali dalam sebuah diskusi.
Dalam kolam ikan, terdapat berbagai jenis ikan dengan ukuran dan kecepatan pertumbuhannya yang berbeda. Ada ikan yang besar, ada yang kecil, dan ada pula yang baru menetas. Jika semua ikan dicampur dalam satu wadah tanpa pengelolaan yang tepat, ikan yang lebih besar cenderung memakan atau menghalangi pertumbuhan ikan yang lebih kecil. Hal ini mencerminkan realitas ekonomi di mana usaha besar terkadang mendominasi dan menyulitkan UMKM untuk berkembang.
Prof. Rhenald Kasali menjelaskan, Ekonomi Pancasila hadir untuk mencegah hal tersebut terjadi dalam skala ekonomi. Tujuannya adalah menciptakan ruang yang memadai bagi UMKM agar mereka tidak hanya bertahan hidup, tetapi juga dapat tumbuh dan berkembang. Ini sejalan dengan nilai-nilai Pancasila yang mengedepankan keadilan, kemanusiaan, dan persatuan.
“Kita harus menciptakan ruang, bukan hanya untuk ikan besar, tapi juga untuk ikan kecil. Supaya ikan kecil bisa tumbuh, bisa bersaing, bisa hidup,” ujar Prof. Kasali. Ia menambahkan bahwa pengelolaan kolam yang baik akan memastikan ketersediaan pakan dan lingkungan yang aman bagi semua penghuni, terlepas dari ukurannya.
Dalam konteks ekonomi, menciptakan ruang bagi UMKM berarti memberikan akses yang lebih mudah terhadap permodalan, teknologi, pasar, dan pelatihan. Hal ini penting agar UMKM dapat meningkatkan daya saing mereka dan berkontribusi lebih signifikan terhadap perekonomian nasional. Tanpa dukungan yang memadai, UMKM akan terus berada dalam posisi yang rentan dan sulit untuk bersaing dengan perusahaan-perusahaan besar yang memiliki sumber daya lebih melimpah.
Analoginya, jika kolam ikan diibaratkan sebagai pasar atau sektor ekonomi, maka ikan-ikan kecil adalah UMKM. Jika tidak ada upaya untuk memisahkan atau memberikan area khusus bagi mereka, potensi mereka untuk berkembang akan terhambat. Ekonomi Pancasila menawarkan kerangka kerja untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak hanya dinikmati oleh segelintir pihak, tetapi juga merata dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk para pelaku usaha kecil.
