Wednesday, 12 August 2026
BREAKING
DUNIA

Tiga WNI Terdampak Serangan Houthi di Selat Al Mandab, Satu Meninggal

Oleh Heni Maulidya August 12, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI telah mengonfirmasi insiden serangan di Selat Al Mandab yang berdampak pada tiga Warga Negara Indonesia (WNI). Dalam peristiwa tersebut, satu WNI dilaporkan meninggal dunia, sementara dua lainnya mengalami luka-luka.

Informasi mengenai korban WNI ini disampaikan oleh Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemlu, Judha Nugraha, pada Rabu (20/3/2024). Ia menyatakan bahwa Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menangani situasi ini.

Serangan yang terjadi di perairan strategis Selat Al Mandab ini dilaporkan menargetkan kapal komersial. Insiden ini menambah daftar panjang kekhawatiran terhadap keselamatan pelayaran di kawasan tersebut yang belakangan ini kerap menjadi sasaran serangan.

“Kami terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perusahaan pelayaran tempat para WNI bekerja, serta otoritas setempat untuk memastikan penanganan yang optimal bagi para korban,” ujar Judha Nugraha dalam keterangan resminya.

Meskipun Kemlu telah mengonfirmasi jumlah korban, rincian lebih lanjut mengenai identitas para WNI yang menjadi korban, termasuk nama kapal yang diserang, belum dirilis secara spesifik kepada publik. Hal ini dilakukan demi menjaga privasi keluarga korban serta kelancaran proses investigasi yang sedang berjalan.

Kemlu RI menegaskan komitmennya untuk terus memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh WNI yang berada di luar negeri, terutama dalam situasi darurat seperti ini. Upaya evakuasi, perawatan medis bagi yang terluka, dan pemulangan jenazah bagi korban meninggal dunia sedang menjadi prioritas utama.

Peristiwa ini kembali menyoroti eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya yang berkaitan dengan aktivitas di Selat Al Mandab. Kawasan ini merupakan jalur pelayaran vital yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden dan Samudra Hindia, sehingga setiap insiden di sana berpotensi menimbulkan dampak luas terhadap logistik dan perdagangan global.

Bagikan: Facebook X WhatsApp