Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Perubahan Berat Badan Cepat Tingkatkan Risiko Hilangnya Massa Otot Paha

Oleh Rini Widiyarti August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Radiology mengungkap kaitan antara fluktuasi berat badan yang signifikan dengan hilangnya massa otot paha. Pasien yang mengalami siklus penambahan dan penurunan berat badan secara berulang, atau yang memiliki riwayat risiko osteoarthritis, terindikasi mengalami kehilangan massa otot paha yang lebih besar dibandingkan mereka yang menjaga berat badan stabil.

Adrian Marth, MD, seorang peneliti postdoctoral di bidang radiologi di University of California, San Francisco, menekankan pentingnya perhatian klinis terhadap aspek ini. “Para klinisi seharusnya tidak hanya memperhatikan berat badan, tetapi juga kesehatan otot pada pasien yang memiliki riwayat penurunan dan penambahan berat badan berulang,” ujar Marth kepada Healio.

Penelitian ini muncul sebagai respons terhadap minimnya kajian mengenai hubungan antara siklus berat badan dan sarkopenia, kondisi yang ditandai dengan hilangnya massa otot secara progresif seiring bertambahnya usia. Marth dan timnya melihat adanya kebutuhan mendesak untuk memahami lebih dalam bagaimana pola perubahan berat badan yang tidak stabil dapat berdampak pada komposisi tubuh, khususnya pada populasi yang rentan terhadap masalah muskuloskeletal.

Temuan ini memberikan landasan penting bagi para profesional kesehatan untuk mempertimbangkan tidak hanya angka pada timbangan, tetapi juga pola perubahan berat badan pasien. Pendekatan holistik yang mencakup pemantauan kesehatan otot menjadi krusial, terutama bagi individu yang memiliki riwayat diet ketat yang diikuti dengan penambahan berat badan kembali. Hal ini diharapkan dapat membuka jalan bagi strategi intervensi yang lebih efektif dalam menjaga kekuatan dan massa otot seiring bertambahnya usia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp