Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
KESEHATAN

Waspadai Peradangan Kulit yang Berkelanjutan dalam Diagnosis Hiperpigmentasi

Oleh Rini Widiyarti August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Para peneliti mengingatkan pentingnya tidak mengabaikan peradangan kulit yang masih berlangsung saat mendiagnosis hiperpigmentasi pasca-inflamasi (PIH). Terutama pada individu berkulit gelap, kondisi ini bisa saja luput dari perhatian meski tanpa kemerahan yang jelas, padahal memerlukan penanganan medis yang tepat.

Diagnosis PIH yang akurat seharusnya mengindikasikan bahwa lesi kulit yang sebelumnya meradang, akibat kondisi seperti jerawat, eksim, atau lichen planus, telah sepenuhnya sembuh. Yang tersisa hanyalah sisa pigmentasi gelap pada kulit. Namun, para ahli menemukan bahwa ada beberapa “petunjuk klinis” yang dapat mengungkap apakah peradangan masih aktif menyertai kondisi tersebut.

Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal JAMA Dermatology pada 17 November 2023, penting untuk mempertimbangkan kemungkinan peradangan yang belum teratasi. Dr. Nada El-Domyati dari Mansoura University di Mesir, salah satu penulis studi tersebut, menyatakan, “Mendiagnosis PIH tanpa melihat peradangan yang mendasarinya dapat menyebabkan keterlambatan pengobatan yang krusial.” Ia menambahkan, “Ini sangat penting karena peradangan kronis dapat memperburuk hiperpigmentasi dan menyebabkan masalah kulit jangka panjang.”

Studi ini menganalisis data dari berbagai kasus, menyoroti bahwa beberapa pasien dengan PIH yang didiagnosis ternyata masih menunjukkan tanda-tanda peradangan aktif. Tanda-tanda ini bisa berupa rasa gatal yang persisten, sensasi terbakar ringan, atau perubahan tekstur kulit yang halus namun signifikan. Tanpa penanganan yang tepat terhadap peradangan ini, upaya untuk mengatasi hiperpigmentasi akan kurang efektif.

Para peneliti menyarankan agar para profesional medis melakukan pemeriksaan menyeluruh dan mempertimbangkan riwayat medis pasien secara detail. Penggunaan alat bantu seperti dermoskopi juga dapat membantu dalam mengidentifikasi tanda-tanda peradangan yang mungkin tidak terlihat secara kasat mata. Penting untuk diingat bahwa kulit yang lebih gelap lebih rentan terhadap PIH dan peradangan yang berkepanjangan, sehingga perhatian ekstra diperlukan dalam penanganannya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp