Tuesday, 11 August 2026
BREAKING
DUNIA

Dua Insiden Penembakan dalam Sepekan, Sorotan pada Regulasi Senjata Api di Thailand

Oleh Heni Maulidya August 11, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Thailand kembali diguncang oleh insiden penembakan mematikan dalam kurun waktu sepekan terakhir. Kali ini, peristiwa tragis terjadi di Bangkok pada hari Selasa, 21 Mei 2024, ketika seorang mantan anggota parlemen, Chalong Riewran, melepaskan tembakan dan merenggut nyawa seorang pejabat pemerintah daerah di siang bolong.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kekerasan bersenjata yang terjadi di Thailand, memicu kembali perdebatan publik mengenai efektivitas aturan kepemilikan senjata api di negara tersebut. Insiden penembakan sebelumnya terjadi di sebuah pusat perbelanjaan di Bangkok pada hari Selasa, 14 Mei 2024, yang menewaskan dua orang dan melukai beberapa lainnya.

Dalam kasus terbaru, Chalong Riewran dilaporkan melakukan aksinya di kantor distrik di Bangkok. Motif di balik penembakan tersebut masih dalam penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang. Namun, kejadian ini semakin mempertegas adanya kerentanan dalam sistem perizinan dan pengawasan senjata api di Thailand.

Mengacu pada data yang tersedia, kepemilikan senjata api di Thailand relatif tinggi dibandingkan negara-negara tetangganya. Namun, undang-undang yang mengatur kepemilikan dan penggunaan senjata api dinilai masih memiliki celah. Salah satu poin krusial yang sering disoroti adalah proses perizinan yang dianggap masih bisa ditembus, terutama bagi individu yang memiliki latar belakang atau koneksi tertentu.

Menurut laporan dari Bangkok Post, pada tahun 2023, tercatat ada sekitar 10 juta senjata api ilegal yang beredar di Thailand, melebihi jumlah senjata api yang terdaftar secara legal. Angka ini menunjukkan tantangan besar yang dihadapi pemerintah dalam mengendalikan peredaran senjata api ilegal yang seringkali digunakan dalam tindak kejahatan.

Pihak kepolisian Thailand dilaporkan sedang berupaya keras untuk mengusut kedua kasus penembakan ini secara tuntas. Fokus utama saat ini adalah untuk mengungkap akar permasalahan yang memungkinkan terjadinya insiden berulang ini. Selain itu, ada desakan yang semakin kuat dari berbagai kalangan masyarakat agar pemerintah segera meninjau dan memperketat regulasi senjata api untuk mencegah terulangnya tragedi serupa di masa mendatang.

Bagikan: Facebook X WhatsApp