Kepala dan anggota Dewan Komisaris PT Pertamina Patra Niaga melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Riau (Kepri) pada hari Kamis, 23 Mei 2024. Agenda utama kunjungan ini adalah untuk meninjau langsung ketersediaan dan kelancaran pasokan energi di wilayah tersebut, khususnya menjelang periode Idul Adha.
Selama berada di Kepri, rombongan dewan komisaris yang dipimpin oleh Komisaris Utama PT Pertamina Patra Niaga, PT Pertamina (Persero), Simon Sembiring, didampingi oleh Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Riva Siahaan, beserta jajaran direksi lainnya. Peninjauan difokuskan pada fasilitas-fasilitas vital yang menunjang distribusi energi.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Natuna. Di sini, rombongan memastikan bahwa stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kepri. Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya strategis perusahaan untuk menjaga ketahanan energi nasional, terutama di daerah-daerah yang memiliki tantangan geografis.
Dalam kesempatan tersebut, Simon Sembiring menekankan pentingnya menjaga pasokan energi agar tetap stabil, khususnya di Kepri yang merupakan kepulauan. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat di Kepri, termasuk di Natuna, tidak mengalami kendala dalam mendapatkan pasokan BBM dan LPG. Kunjungan ini adalah wujud komitmen kami untuk menjaga ketersediaan energi di seluruh Indonesia,” ujar Simon Sembiring.
Selain melakukan peninjauan di TBBM Natuna, Dewan Komisaris juga berdialog dengan para pekerja dan mitra kerja di lapangan. Diskusi ini bertujuan untuk mendapatkan masukan langsung mengenai operasional dan tantangan yang dihadapi dalam penyaluran energi. Tujuannya adalah untuk terus meningkatkan efektivitas dan efisiensi layanan Pertamina Patra Niaga.
Pihak Pertamina Patra Niaga menegaskan bahwa mereka terus berupaya untuk memastikan distribusi energi berjalan lancar, termasuk melalui penguatan infrastruktur dan manajemen rantai pasok. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kondisi pasokan energi di Kepri dan menjadi dasar untuk pengambilan kebijakan yang lebih baik di masa mendatang.
