Tim Nasional Sepak Bola Indonesia kembali menelan pil pahit di ajang Piala AFF 2022. Kekalahan dari Vietnam di leg kedua semifinal yang digelar di Stadion My Dinh, Hanoi, pada Senin (9/1/2023) malam, mengakhiri mimpi Skuad Garuda untuk meraih gelar juara. Hasil ini melanjutkan tren negatif Timnas Indonesia yang belum pernah sekalipun menjuarai turnamen sepak bola terbesar di Asia Tenggara ini.
Meskipun kembali gagal, semangat pantang menyerah Timnas Indonesia tetap patut diapresiasi. Selama kurang lebih 30 tahun terakhir, Timnas Indonesia seolah terjebak dalam siklus kegagalan di Piala AFF, namun selalu bangkit dengan tekad untuk mencoba lagi. Momen kekalahan ini pun kembali diwarnai janji klasik dari para pemain dan ofisial, “Kita akan balas di Piala AFF dua tahun lagi.” Janji serupa kerap terdengar setiap kali Timnas Indonesia tersandung di turnamen ini.
Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, mengakui keunggulan Vietnam dalam pertandingan tersebut. “Vietnam bermain sangat baik malam ini. Kami juga sudah berusaha maksimal, tetapi hasilnya belum sesuai harapan,” ujar Shin Tae-yong usai pertandingan. Ia menambahkan bahwa dirinya akan terus mengevaluasi performa tim dan mencari cara untuk meningkatkan kualitas permainan di masa mendatang.
Kapten Timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam Bahar, juga mengungkapkan kekecewaannya namun tetap menunjukkan optimisme. “Kami kecewa dengan hasil ini, tetapi kami tidak akan menyerah. Kami akan terus bekerja keras dan bertekad untuk memberikan yang terbaik di turnamen berikutnya,” kata Asnawi. Ia menegaskan bahwa semangat juang para pemain tidak pernah padam dan mereka akan menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran berharga.
Statistik menunjukkan bahwa Timnas Indonesia telah mencapai final Piala AFF sebanyak enam kali, yaitu pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010, 2016, dan 2020. Namun, di setiap kesempatan tersebut, gelar juara selalu luput dari genggaman. Kegagalan di Piala AFF 2022 ini menambah daftar panjang penantian gelar bagi publik sepak bola Indonesia.
Meskipun demikian, perkembangan Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae-yong menunjukkan progres yang signifikan. Tim ini berhasil menampilkan permainan yang lebih solid dan terorganisir. Dukungan penuh dari masyarakat dan federasi diharapkan dapat terus mengalir agar Timnas Indonesia dapat mewujudkan impian menjadi juara Piala AFF di masa mendatang. Janji “balas di Piala AFF dua tahun lagi” bukan sekadar retorika kosong, melainkan sebuah komitmen yang harus dibuktikan dengan kerja keras dan hasil nyata.
