Saturday, 8 August 2026
BREAKING
BERITA

Warga Tanah Abang Serahkan Golok ke Wali Kota untuk Perangi Peredaran Obat Keras Ilegal

Oleh Emanuel August 8, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Warga Tanah Abang menunjukkan sikap tegas dalam memerangi peredaran obat keras ilegal dengan menyerahkan simbol perlawanan, yaitu sebilah golok, kepada Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin. Penyerahan ini merupakan bentuk dukungan masyarakat dalam upaya pemberantasan penyalahgunaan obat-obatan terlarang di wilayah mereka.

Aksi simbolis ini dilatarbelakangi oleh maraknya peredaran dan penyalahgunaan obat keras ilegal yang meresahkan masyarakat Tanah Abang. Wali Kota Jakarta Pusat, Arifin, menyambut baik inisiatif warga tersebut dan menegaskan komitmen pemerintah kota untuk memberantas tuntas peredaran obat-obatan berbahaya.

Serangan terhadap peredaran obat keras ilegal ini membuahkan hasil signifikan. Kepolisian berhasil meringkus 92 tersangka dari 68 kasus penyalahgunaan Tramadol. Angka ini mencerminkan besarnya skala permasalahan yang dihadapi dan menunjukkan keseriusan aparat penegak hukum dalam menangani kasus-kasus ini.

Dalam pernyataannya, Wali Kota Arifin menyampaikan apresiasinya atas partisipasi aktif masyarakat. Ia menekankan bahwa penyerahan golok ini bukan sekadar simbol, melainkan manifestasi semangat perlawanan warga terhadap narkoba dan obat keras ilegal. “Ini adalah bentuk keseriusan dan semangat warga Tanah Abang untuk bersama-sama memberantas peredaran obat keras ilegal,” ujar Arifin.

Lebih lanjut, Arifin menambahkan bahwa peran serta masyarakat sangat krusial dalam menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkoba dan obat keras ilegal kepada pihak berwenang.

Operasi penangkapan terhadap 92 tersangka ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat kepolisian untuk membersihkan peredaran obat-obatan terlarang. Fokus pada Tramadol menunjukkan bahwa obat ini menjadi salah satu jenis yang paling banyak disalahgunakan dan diedarkan di wilayah tersebut.

Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama dengan aparat kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku penyalahgunaan dan peredaran obat keras ilegal. Kolaborasi dengan masyarakat, seperti yang ditunjukkan oleh warga Tanah Abang, diharapkan dapat memperkuat upaya pemberantasan ini hingga ke akar-akarnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp