Friday, 7 August 2026
BREAKING
EKONOMI

Anggaran Makan Bergizi Gratis Dievaluasi, IPB Usulkan Menu Lokal Rp7.000

Oleh Yohanes August 7, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Badan Gizi Nasional (BGN) sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap anggaran yang dibutuhkan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di tahun 2026. Anggaran ini sebelumnya telah dialokasikan sebesar Rp268 triliun. Perhitungan ulang ini dilakukan menyusul adanya kajian dan masukan terkait efektivitas serta kecukupan anggaran untuk program prioritas nasional tersebut.

Dalam rangka memastikan program MBG dapat berjalan optimal dan menyajikan menu yang bergizi serta terjangkau, seorang Guru Besar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) telah mengajukan sebuah proposal konsep menu. Menu yang diusulkan ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan gizi anak-anak sekolah dengan estimasi biaya hanya Rp7.000 per porsi.

Konsep menu yang ditawarkan oleh Guru Besar IPB ini menekankan pada pemanfaatan sumber daya pangan lokal yang melimpah di Indonesia. Tujuannya adalah untuk tidak hanya menekan biaya produksi, tetapi juga untuk mendukung petani lokal serta memperkenalkan kekayaan kuliner nusantara kepada generasi muda. Menu ini diharapkan dapat memberikan asupan nutrisi yang seimbang, meliputi karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Detail mengenai komposisi spesifik dari menu Rp7.000 ini masih dalam tahap penyempurnaan, namun prinsip utamanya adalah keseimbangan gizi dan keberlanjutan. Guru Besar IPB tersebut optimis bahwa dengan perencanaan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, program MBG dapat direalisasikan dengan anggaran yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas gizi yang disajikan.

Proses perhitungan ulang anggaran oleh BGN ini diharapkan dapat menghasilkan alokasi dana yang lebih tepat sasaran dan efektif. Masukan dari akademisi seperti Guru Besar IPB menjadi salah satu faktor penting dalam perumusan kebijakan anggaran agar program MBG benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak Indonesia.

Bagikan: Facebook X WhatsApp