PSMS Medan telah mengambil langkah tegas dalam seleksi pemain asingnya menjelang bergulirnya Liga 2 musim 2026/2027. Sebanyak empat pemain asing yang sebelumnya menjalani seleksi dipastikan tidak lagi masuk dalam rencana tim.
Keputusan ini diambil setelah manajemen dan tim pelatih melakukan evaluasi mendalam terhadap performa serta kebutuhan tim. Kini, fokus utama PSMS Medan beralih untuk mencari satu pemain asing terakhir yang diproyeksikan mengisi posisi striker. Slot ini menjadi krusial untuk melengkapi komposisi tim jelang kompetisi.
Manajer PSMS Medan, Mulyadi Simatupang, mengonfirmasi pencoretan tersebut. “Dari empat pemain asing yang kita seleksi, kita memutuskan untuk tidak melanjutkan kerja sama dengan mereka. Kita akan fokus mencari satu striker asing lagi,” ujar Mulyadi Simatupang pada Selasa (23/1/2024).
Keempat pemain asing yang dicoret tersebut adalah gelandang asal Brasil, L.E.F. D’Assis, gelandang asal Korea Selatan, K.H. Lee, serta dua pemain dari Paraguay, gelandang J.A.R. Reyes dan striker J.A. Martinez. Keputusan ini diambil setelah serangkaian sesi latihan dan uji coba yang telah dilalui.
Mulyadi menambahkan bahwa pencoretan ini merupakan bagian dari strategi tim untuk membangun skuad yang solid dan kompetitif di Liga 2. “Kita ingin memastikan setiap pemain yang bergabung benar-benar sesuai dengan kebutuhan tim dan bisa memberikan kontribusi maksimal. Untuk striker asing, kita punya kriteria khusus yang harus dipenuhi,” jelasnya.
Dengan dicoretnya empat pemain asing tersebut, PSMS Medan kini hanya menyisakan satu slot pemain asing yang akan diisi oleh seorang striker. Harapannya, kehadiran striker asing baru ini dapat memperkuat lini serang tim dan menjadi solusi gol bagi Ayam Kinantan di musim mendatang.
Proses pencarian striker asing ini diharapkan dapat segera menemui titik terang. Manajemen PSMS Medan berkomitmen untuk terus berupaya mendatangkan pemain berkualitas demi mencapai target promosi ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
