Indonesia melayangkan kecaman keras terhadap serangan militer terbaru Israel ke Jalur Gaza. Tindakan ini kembali menimbulkan korban jiwa di tengah agresi brutal yang telah berlangsung sejak Oktober 2023.
Pemerintah Indonesia menilai serangan baru ini berpotensi besar menghambat upaya perdamaian yang sedang digalakkan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Lalu Muhamad Iqbal, dalam keterangan pers pada Kamis (23/5/2024) menegaskan bahwa Indonesia terus memantau situasi kemanusiaan yang memburuk di Gaza akibat eskalasi konflik.
Iqbal menambahkan, Indonesia menyoroti tindakan Israel yang dinilai sengaja memperlambat proses perdamaian. “Israel tampaknya sengaja melakukan tindakan yang menghambat tercapainya rencana perdamaian,” ujar Iqbal.
Lebih lanjut, Indonesia mendesak dunia internasional, termasuk Dewan Keamanan PBB, untuk segera bertindak menghentikan kekerasan dan agresi Israel. Seruan ini disampaikan mengingat eskalasi konflik yang terus berlanjut dan dampak kemanusiaan yang semakin parah.
“Indonesia mendesak DK PBB untuk segera bertindak menghentikan kekerasan dan agresi Israel,” tegas Iqbal.
Indonesia juga kembali menekankan pentingnya solusi damai yang permanen dan adil bagi Palestina. Solusi tersebut harus berlandaskan pada prinsip-prinsip hukum internasional dan resolusi PBB yang relevan, termasuk solusi dua negara. Dukungan Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina tetap teguh, sebagai bagian dari komitmennya terhadap perdamaian dan keadilan global.
