Sebuah survei yang dilakukan oleh ZipRecruiter baru-baru ini menyoroti kekecewaan sebagian alumni perguruan tinggi terkait prospek gaji dari jurusan yang mereka pilih. Temuan ini mengindikasikan adanya jurang pemisah antara ekspektasi karir dan realitas finansial yang dihadapi lulusan, dengan beberapa jurusan populer justru masuk dalam daftar yang paling disesali.
Dalam daftar tersebut, jurusan seperti Jurnalisme dan Sosiologi kerap disebut oleh para alumni sebagai pilihan yang membawa penyesalan. Alasan utama di balik penyesalan ini adalah harapan gaji yang tidak sesuai dengan kenyataan di dunia kerja. Banyak lulusan dari bidang-bidang ini merasa bahwa potensi penghasilan yang mereka dapatkan tidak sepadan dengan investasi waktu dan biaya pendidikan yang telah mereka keluarkan.
Survei ZipRecruiter secara spesifik mengidentifikasi jurusan-jurusan yang memiliki prospek gaji paling kecil. Data ini penting bagi calon mahasiswa dalam membuat keputusan studi yang lebih strategis, mempertimbangkan tidak hanya minat akademis tetapi juga potensi ekonomi pasca-kelulusan. Kekecewaan yang dirasakan oleh alumni ini menjadi pengingat akan pentingnya riset mendalam mengenai prospek karir dan estimasi pendapatan sebelum menentukan pilihan jurusan.
Meskipun tidak disebutkan secara rinci dalam ringkasan, temuan survei ini menggarisbawahi perlunya komunikasi yang lebih baik antara institusi pendidikan, industri, dan calon mahasiswa. Pemahaman yang lebih akurat mengenai jalur karir dan potensi penghasilan dari berbagai jurusan dapat membantu mengurangi tingkat penyesalan di kalangan lulusan di masa depan.
