Sunday, 2 August 2026
BREAKING
MOTOGP

Bos Pramac: MotoGP Sulit Tiru Pertumbuhan Pesat F1 di Satu Aspek

Oleh Wibowo August 2, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Bos tim Pramac Racing, Paolo Campinoti, menilai satu aspek pertumbuhan pesat Formula 1 (F1) saat ini merupakan hal yang “tidak terpikirkan” untuk ditiru oleh MotoGP. Pernyataan tersebut disampaikan Campinoti merujuk pada perkembangan signifikan yang dialami F1 dalam beberapa tahun terakhir, terutama dalam hal popularitas dan daya tarik komersial.

Menurut Campinoti, perbedaan mendasar antara kedua ajang balap motor dan mobil kelas premier ini membuat replikasi fenomena tersebut menjadi sangat sulit. Ia menyoroti bagaimana F1 berhasil menarik basis penggemar yang jauh lebih luas dan menghasilkan pendapatan yang luar biasa besar, sesuatu yang belum mampu dicapai oleh MotoGP dalam skala yang sama.

Campinoti tidak merinci secara spesifik aspek pertumbuhan F1 yang dimaksud, namun konteksnya merujuk pada peningkatan nilai komersial, kesepakatan sponsor, dan kehadiran penonton yang membludak. Kenaikan popularitas F1 ini sering dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk strategi pemasaran yang agresif, konten digital yang menarik, serta keberhasilan serial dokumenter seperti ‘Drive to Survive’ yang diproduksi oleh Netflix. Serial tersebut berhasil memperkenalkan drama dan sisi personal para pembalap F1 kepada audiens yang lebih luas, melampaui penggemar olahraga otomotif tradisional.

Ia menambahkan bahwa MotoGP memiliki tantangan tersendiri dalam mencapai tingkat pertumbuhan yang serupa. “MotoGP memiliki basis penggemar yang loyal, tetapi untuk mencapai level F1 dalam hal ekspansi global dan pendapatan, itu adalah tantangan yang sangat besar,” ujar Campinoti. Ia mengakui bahwa MotoGP telah berupaya keras untuk meningkatkan daya tariknya, namun jurang pemisah dengan F1 dalam aspek-aspek tertentu masih terasa signifikan.

Campinoti juga menggarisbawahi bahwa kedua kejuaraan ini memiliki karakteristik yang berbeda. F1, dengan mobil-mobilnya yang canggih dan kecepatan yang ekstrem, menawarkan tontonan yang berbeda dengan MotoGP yang menampilkan kelincahan dan keberanian para pembalap motor. Perbedaan ini secara inheren membentuk audiens dan strategi pengembangan masing-masing.

Meskipun demikian, Campinoti tetap optimis terhadap masa depan MotoGP. Ia percaya bahwa dengan inovasi berkelanjutan dan strategi yang tepat, MotoGP dapat terus berkembang dan mempertahankan posisinya sebagai salah satu ajang balap paling bergengsi di dunia. Namun, untuk meniru pertumbuhan spesifik yang dialami F1, ia menegaskan bahwa hal tersebut “tidak terpikirkan” dalam waktu dekat.

Bagikan: Facebook X WhatsApp