Saturday, 1 August 2026
BREAKING
POLITIK

Pengunjung Meninggal Usai Nikmati Wahana Rumah Hantu, Polisi Langsung Bergerak

Oleh Danu Ilham August 1, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Sebuah insiden tragis merenggut nyawa seorang pengunjung wahana rumah hantu di Tulungagung, Jawa Timur. Korban dilaporkan meninggal dunia sesaat setelah keluar dari wahana tersebut. Pihak kepolisian kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban dan mengambil langkah tegas terhadap wahana yang bersangkutan.

Kejadian nahas ini terjadi pada hari Minggu, 19 Mei 2024. Korban, yang identitasnya belum dirilis secara resmi, dilaporkan mengalami insiden fatal setelah menikmati sensasi menegangkan di wahana ‘Rumah Hantu’ yang berlokasi di Alun-Alun Tulungagung. Pihak pengelola wahana segera melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim dari Polres Tulungagung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian. Petugas melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengumpulkan bukti-bukti awal. Selain itu, polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan insiden tersebut untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Sebagai langkah antisipasi dan demi kelancaran proses penyelidikan, pihak kepolisian memutuskan untuk menghentikan sementara operasional wahana ‘Rumah Hantu’ tersebut. Hal ini dilakukan agar tidak ada aktivitas yang dapat mengganggu jalannya investigasi dan untuk mencegah insiden serupa terulang kembali.

Kapolres Tulungagung, AKBP Teuku Arsya Khadafi, melalui Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Bambang Tri Sutrisno, membenarkan adanya peristiwa tersebut. “Kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kematian pengunjung tersebut. Untuk sementara, wahana rumah hantu tersebut kami tutup,” ujar AKP Bambang Tri Sutrisno kepada wartawan pada hari Senin, 20 Mei 2024.

Penyelidikan yang dilakukan polisi meliputi pemeriksaan saksi-saksi, termasuk para pengunjung lain yang berada di lokasi saat kejadian, serta pihak pengelola wahana. Autopsi terhadap jenazah korban juga kemungkinan akan dilakukan jika diperlukan untuk memastikan penyebab kematian secara medis. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menunggu hasil resmi dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Bagikan: Facebook X WhatsApp