Thursday, 30 July 2026
BREAKING
POLITIK

Prabowo Soroti Anak Muda Terkena Kanker Paru Akibat Paparan Atap Asbes dan Seng

Oleh Danu Ilham July 30, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyoroti fenomena mengkhawatirkan terkait peningkatan kasus kanker paru-paru pada kalangan anak muda di Indonesia. Ia mengaitkan penyakit mematikan ini dengan paparan bahan kimia berbahaya yang berasal dari material atap rumah, khususnya asbes dan seng.

Menurut Prabowo, bahan-bahan konstruksi tersebut dapat melepaskan serat-serat halus yang jika terhirup dalam jangka panjang berpotensi memicu timbulnya kanker paru-paru. Ia menekankan bahwa masalah ini tidak hanya berdampak pada kelompok usia lanjut, tetapi juga sudah mulai menjangkiti generasi muda.

Prabowo menyampaikan keprihatinannya ini saat memberikan sambutan dalam sebuah acara yang diselenggarakan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 2024. Dalam pidatonya, ia mengutip pernyataan seorang dokter yang mengungkapkan bahwa banyak anak muda kini terdiagnosis menderita kanker paru-paru. Dokter tersebut menjelaskan bahwa penyebab utamanya adalah paparan serat asbes dan bahan kimia lain yang terkandung dalam atap.

“Saya dapat laporan dari dokter, banyak anak muda yang kena kanker paru-paru. Ternyata sebabnya, dia kena asbes, kena seng,” ujar Prabowo dalam pidatonya, seperti yang diberitakan oleh media pada hari yang sama.

Lebih lanjut, Prabowo menggarisbawahi pentingnya kesadaran masyarakat terhadap bahaya material bangunan yang tidak aman. Ia berpendapat bahwa penggunaan atap berbahan asbes dan seng perlu dikaji ulang dan dihindari, terutama dalam pembangunan rumah untuk masyarakat. Edukasi mengenai dampak kesehatan jangka panjang dari paparan serat asbes sangatlah krusial untuk mencegah penyebaran penyakit ini di masa depan.

Fenomena ini menjadi pengingat bagi pemerintah dan masyarakat untuk lebih memperhatikan standar kesehatan dalam pembangunan hunian. Penggunaan material yang lebih aman dan ramah lingkungan harus menjadi prioritas guna melindungi kesehatan seluruh lapisan masyarakat, termasuk generasi muda yang rentan terhadap penyakit akibat paparan lingkungan.

Bagikan: Facebook X WhatsApp