Striker Skotlandia, Lawrence Shankland, mengungkapkan kebahagiaannya setelah resmi ditunjuk sebagai kapten baru Rangers. Pengangkatan ini dikatakannya melampaui impian terliarnya saat ia masih kecil, yaitu sekadar bisa bermain untuk klub yang dicintainya.
Shankland, yang sebelumnya menjabat sebagai kapten di klub lamanya, Heart of Midlothian, telah menjadi pemain kunci bagi Rangers sejak bergabung. Kepemimpinannya di lapangan dan kontribusinya dalam mencetak gol membuatnya menjadi pilihan logis untuk memimpin tim.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis oleh klub, Shankland menyatakan rasa bangganya. “Ini adalah sebuah kehormatan besar bagi saya,” ujarnya. “Menjadi kapten Rangers adalah sesuatu yang tidak pernah saya bayangkan, bahkan dalam mimpi terliar saya. Saya selalu bermimpi bermain untuk klub ini, dan sekarang menjadi kaptennya adalah pencapaian luar biasa.”
Ia menambahkan bahwa tanggung jawab ini akan ia emban dengan penuh dedikasi. “Saya akan memberikan segalanya untuk klub ini dan untuk para penggemar,” tegas Shankland. “Saya bersemangat untuk memimpin tim ini musim depan dan meraih kesuksesan bersama.”
Penunjukan Shankland sebagai kapten disambut baik oleh para pendukung Rangers yang melihatnya sebagai simbol semangat dan determinasi. Pengalamannya sebagai pemimpin di klub sebelumnya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi skuad Rangers yang tengah berupaya untuk meraih gelar di berbagai kompetisi.
Pelatih Rangers, Philippe Clement, juga memberikan apresiasi terhadap Shankland. “Lawrence telah menunjukkan kualitas kepemimpinan yang luar biasa sejak hari pertama ia bergabung,” kata Clement. “Ia adalah pemain yang dihormati oleh rekan-rekannya dan memiliki pemahaman mendalam tentang apa artinya mewakili Rangers. Saya yakin ia akan menjadi kapten yang hebat bagi kami.”
Shankland akan secara resmi mengenakan ban kapten untuk pertama kalinya dalam pertandingan pramusim yang akan datang, sebelum dimulainya musim kompetisi reguler. Penggemar menantikan bagaimana kepemimpinannya akan memengaruhi performa tim di lapangan.
