Kematian Sutrimo, yang terjadi dalam kondisi mencurigakan menyerupai gejala keracunan, kini menjadi sorotan serius Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Sejumlah anggota Komisi III DPR, bersama dengan Ketua Komisi III, kompak menyuarakan desakan agar pihak kepolisian melakukan investigasi yang menyeluruh dan transparan atas peristiwa tersebut. Kondisi jenazah Sutrimo yang memicu berbagai spekulasi menjadi landasan utama tuntutan ini.
Ketua Komisi III DPR, Bambang Wuryanto, secara tegas menyatakan bahwa penyelidikan yang mendalam sangat diperlukan untuk mengungkap fakta di balik kematian Sutrimo. Ia menyoroti adanya dugaan kuat bahwa kematian tersebut berkaitan dengan keracunan, berdasarkan temuan awal mengenai kondisi fisik jenazah. “Kita minta ini diusut tuntas,” ujar Bambang Wuryanto saat dihubungi pada Rabu (24/1/2024).
Senada dengan Bambang, anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan, juga mendesak agar kepolisian bekerja secara profesional dan akuntabel. Menurut Arteria, transparansi dalam proses pengusutan sangat krusial agar publik mendapatkan informasi yang benar dan tidak ada pihak yang dirugikan. Ia menekankan pentingnya penyelidikan yang tidak pandang bulu, siapapun yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku.
Arteria Dahlan menambahkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk keluarga almarhum Sutrimo, untuk mengumpulkan informasi lebih lanjut. Ia berharap agar kepolisian dapat segera memberikan keterangan resmi mengenai hasil penyelidikan. “Semua pihak harus dihadirkan dalam proses itu, termasuk keluarga korban,” tegas Arteria.
Anggota Komisi III DPR lainnya, Supriansa, juga turut menyuarakan keprihatinan atas kejadian tersebut. Ia meminta agar kepolisian tidak hanya fokus pada aspek medis, tetapi juga menggali kemungkinan adanya unsur pidana dalam kematian Sutrimo. Supriansa mengingatkan bahwa masyarakat menaruh harapan besar agar kasus ini dapat terungkap dengan jelas, sehingga keadilan dapat ditegakkan.
Desakan dari anggota Komisi III DPR ini diharapkan dapat mendorong kepolisian untuk segera mempercepat proses investigasi. Kematian Sutrimo yang menyisakan tanda tanya besar ini menuntut respons cepat dan serius dari aparat penegak hukum demi menjaga kepercayaan publik.
