Monday, 27 July 2026
BREAKING
LIFESTYLE

Ramalan Tarot untuk Hewan Peliharaan Makin Populer di Korea Selatan

Oleh Muzairi M July 27, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Korea Selatan kini tengah menyaksikan fenomena unik: ramalan tarot bagi hewan peliharaan atau yang akrab disapa ‘anabul’ semakin digemari. Para pemilik anabul berlomba-lomba mencari cara untuk lebih memahami perasaan dan keinginan binatang kesayangan mereka.

Tren ini muncul sebagai respons terhadap keinginan kuat para pemilik untuk menjalin ikatan yang lebih dalam dengan hewan peliharaan mereka. Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran akan kesejahteraan emosional hewan peliharaan meningkat pesat, mendorong pemilik untuk mencari metode komunikasi yang lebih intuitif.

Salah satu praktisi tarot untuk hewan peliharaan yang kian dikenal adalah Lee Ji-eun, yang telah menggeluti profesi ini selama tiga tahun. Ia menjelaskan bahwa sesi tarot ini bukan sekadar permainan, melainkan sebuah upaya untuk menafsirkan energi dan emosi yang dipancarkan oleh hewan.

“Kartu tarot membantu saya melihat apa yang mungkin dirasakan anabul, apakah mereka bahagia, cemas, atau sekadar ingin perhatian lebih,” ujar Lee Ji-eun dalam sebuah wawancara. “Ini seperti membuka jendela ke dalam pikiran mereka, membantu pemilik memberikan perawatan yang lebih tepat sasaran.”

Sesi biasanya dimulai dengan pemilik membawa hewan peliharaan mereka ke tempat praktik. Lee kemudian akan fokus pada hewan tersebut, membiarkan energinya mengalir sebelum menarik beberapa kartu tarot. Kartu-kartu ini kemudian diinterpretasikan berdasarkan simbolisme dan konteks hubungan antara hewan dan pemiliknya.

Seorang pemilik anabul bernama Kim Min-jun mengaku terkesan dengan hasil sesi tarot putrinya, seekor anjing jenis Poodle bernama Coco. “Saya selalu merasa Coco agak gelisah, tapi setelah sesi tarot, saya tahu bahwa dia sebenarnya hanya perlu lebih banyak waktu bermain di luar,” ungkap Kim. “Sejak saya memberikannya waktu ekstra untuk berjalan-jalan, perilakunya jadi jauh lebih tenang.”

Popularitas tarot untuk hewan peliharaan ini mencerminkan pergeseran budaya di Korea Selatan, di mana hewan peliharaan semakin dianggap sebagai anggota keluarga. Banyak pemilik rela mengeluarkan biaya tambahan untuk memastikan anabul mereka mendapatkan kualitas hidup terbaik, termasuk pemenuhan kebutuhan emosional.

Meski beberapa kalangan masih memandang sebelah mata, para praktisi seperti Lee Ji-eun optimis bahwa layanan ini akan terus berkembang. “Tujuan utamanya adalah untuk memperkuat ikatan kasih sayang antara manusia dan hewan,” pungkas Lee. “Jika ini bisa membantu pemilik memberikan cinta dan perhatian yang lebih baik, maka itu adalah hal yang positif.”

Bagikan: Facebook X WhatsApp