Aparat kepolisian berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku terkait insiden bentrokan berdarah di Matraman, Jakarta Timur. Peristiwa tragis yang terjadi pada hari Minggu, 25 April 2021 tersebut, merenggut satu nyawa warga dan menyebabkan puluhan lainnya mengalami luka-luka.
Menurut keterangan resmi yang disampaikan oleh Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, ketiga orang yang diamankan ini diduga kuat terlibat langsung dalam aksi kekerasan yang berujung pada hilangnya nyawa seorang warga. “Ada tiga orang yang kami amankan terkait dengan kejadian di Matraman. Mereka diduga kuat terlibat dalam bentrokan tersebut,” ujar Kombes Pol Yusri Yunus pada konferensi pers di Polda Metro Jaya, Senin (26/4/2021).
Lebih lanjut, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan bahwa tim investigasi gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Timur masih terus bekerja keras untuk mendalami motif dan peran masing-masing terduga pelaku. Selain itu, pihaknya juga masih melakukan upaya pengejaran terhadap beberapa orang lain yang diduga turut terlibat dalam bentrokan tersebut. “Masih ada beberapa lagi yang kami masih buru,” tambahnya.
Bentrokan yang terjadi di wilayah Matraman ini dilaporkan melibatkan sejumlah kelompok warga. Akibat dari bentrokan tersebut, selain satu korban tewas, tercatat puluhan warga lainnya mengalami luka-luka. Kondisi ini tentu saja menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing oleh isu-isu yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Upaya penegakan hukum akan terus dilakukan secara profesional untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa dan memberikan keadilan bagi para korban. “Kita akan proses sesuai hukum yang berlaku,” tegas Kombes Pol Yusri Yunus. Hingga berita ini diturunkan, proses penyelidikan masih terus berlangsung intensif.
