Tim Nasional Indonesia telah menyelesaikan sesi latihan terakhirnya pada Minggu (26/7) sore di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta. Agenda ini merupakan persiapan krusial sebelum menghadapi Kamboja dalam lanjutan Piala AFF 2026. Namun, jalannya latihan diwarnai absennya dua pemain kunci, Marselino Ferdinan dan Justin Hubner, yang meninggalkan lapangan lebih cepat dari rekan-rekannya.
Kedua pemain tersebut tidak dapat menyelesaikan sesi latihan penuh bersama skuad Garuda. Marselino Ferdinan dilaporkan mengalami masalah pada bagian pahanya, sementara Justin Hubner mengeluhkan rasa sakit di area punggungnya. Situasi ini tentu menimbulkan sedikit kekhawatiran bagi tim pelatih dan para penggemar menjelang pertandingan penting tersebut.
Meskipun demikian, mayoritas pemain timnas tetap mengikuti instruksi pelatih dengan serius. Latihan yang digelar berfokus pada pemantapan taktik dan strategi yang akan diterapkan saat berhadapan dengan Kamboja. Para pemain menunjukkan determinasi tinggi dalam setiap simulasi serangan maupun pertahanan yang dilatihkan.
Pelatih timnas, Shin Tae-yong, dalam pernyataannya usai latihan, mengungkapkan harapannya agar kondisi Marselino dan Hubner dapat segera pulih. “Kami akan terus memantau perkembangan kondisi mereka. Harapannya, mereka bisa segera bergabung kembali dengan tim dan siap bermain,” ujar Shin Tae-yong. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kebugaran seluruh pemain menjelang turnamen.
Absennya Marselino dan Hubner dalam latihan terakhir ini memang menjadi sorotan. Keduanya merupakan pilar penting dalam strategi timnas Indonesia. Marselino dikenal dengan kelincahan dan kemampuan individunya dalam membongkar pertahanan lawan, sementara Hubner menjadi benteng kokoh di lini belakang. Kehadiran dan kontribusi mereka sangat diharapkan dalam setiap pertandingan krusial.
Pertandingan melawan Kamboja dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal yang akan datang, dan timnas Indonesia bertekad untuk meraih hasil maksimal. Latihan terakhir ini menjadi momen penting untuk menyolidkan kekuatan dan memastikan semua aspek permainan telah terasah dengan baik. Dukungan penuh dari masyarakat Indonesia diharapkan dapat menambah semangat juang para pemain di lapangan hijau.
