Saturday, 25 July 2026
BREAKING
OLAHRAGA

Respons Persija Jakarta atas Sanksi 10 Tahun Shin Tae Yong oleh Federasi Korea

Oleh Emanuel July 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Manajemen Persija Jakarta menyatakan sikapnya terhadap sanksi yang dijatuhkan oleh Asosiasi Sepak Bola Korea (KFA) kepada pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae Yong. KFA menjatuhkan hukuman larangan beraktivitas di dunia sepak bola Korea selama 10 tahun kepada Shin Tae Yong. Persija Jakarta, sebagai salah satu klub yang pernah menggunakan jasa Shin Tae Yong, akan mencermati perkembangan lebih lanjut mengenai hal ini.

Pernyataan resmi dari Persija Jakarta disampaikan pada hari ini, Kamis (20/6/2024). Klub berjuluk Macan Kemayoran itu menegaskan bahwa mereka menghormati keputusan yang telah diambil oleh federasi sepak bola Korea. “Kami menghormati keputusan yang telah diambil oleh Federasi Sepak Bola Korea (KFA) terkait sanksi kepada Shin Tae Yong,” ujar Presiden Klub Persija Jakarta, Ambono Janurianto, dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, Ambono menjelaskan bahwa Persija Jakarta akan melakukan pemantauan intensif terhadap situasi yang melibatkan Shin Tae Yong. Langkah ini diambil sebagai bagian dari kehati-hatian klub sebelum mengambil keputusan final terkait status dan langkah selanjutnya. “Saat ini, kami akan terus memantau perkembangan situasi yang terjadi. Keputusan resmi dari Persija akan diambil setelah kami melakukan kajian lebih mendalam,” tambahnya.

Sanksi 10 tahun yang diberikan oleh KFA kepada Shin Tae Yong ini timbul akibat insiden yang terjadi pada laga playoff Olimpiade Tokyo 2020 antara Tim Nasional Korea Selatan U-23 melawan Tim Nasional Vietnam U-23 pada 2020 lalu. Shin Tae Yong, yang saat itu menjabat sebagai pelatih Tim Nasional Korea Selatan U-23, diduga melakukan tindakan tidak pantas terhadap wasit saat pertandingan tersebut berlangsung.

Shin Tae Yong sendiri sebelumnya pernah menukangi Persija Jakarta pada tahun 2015 sebelum dipercaya untuk memimpin Tim Nasional Indonesia. Pengalamannya di kancah sepak bola Indonesia, baik di level klub maupun tim nasional, menjadikan Persija Jakarta memiliki perhatian khusus terhadap perkembangan karier dan situasi yang dihadapi pelatih asal Korea Selatan tersebut.

Bagikan: Facebook X WhatsApp