Friday, 24 July 2026
BREAKING
BERITA

Indonesia Hadapi Ancaman Kekeringan Meluas Akibat El Nino

Oleh Emanuel July 24, 2026 2 hours lalu 0 komentar

Sebanyak 72,8 persen wilayah Indonesia kini tengah menghadapi musim kemarau, menandakan peningkatan signifikan risiko kekeringan di berbagai daerah. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa ribuan lokasi di seluruh nusantara telah mengalami fenomena tidak turun hujan selama berhari-hari. Kondisi ini diperparah dengan kehadiran fenomena El Nino yang turut memperkuat tingkat kekeringan di Indonesia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, menyatakan bahwa sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki puncak musim kemarau. “Sudah 72,8 persen wilayah Indonesia yang sudah masuk musim kemarau,” ungkap Dwikorita dalam konferensi pers virtual pada Senin (17/7/2023).

Lebih lanjut, Dwikorita menjelaskan bahwa El Nino telah memberikan dampak signifikan dalam memperpanjang durasi musim kemarau. “Kondisi ini diperparah dengan adanya El Nino yang memperpanjang durasi kemarau dan meningkatkan suhu udara,” tambahnya. El Nino adalah fenomena penyimpangan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah yang dapat memicu perubahan pola cuaca global, termasuk di Indonesia.

Situasi kekeringan yang meluas ini menimbulkan kekhawatiran akan peningkatan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). BMKG secara tegas mengimbau masyarakat dan seluruh pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana tersebut. “Kita harus waspada, karena potensi kebakaran hutan dan lahan meningkat di sebagian besar wilayah Indonesia,” ujar Dwikorita.

Pihak BMKG terus memantau perkembangan cuaca dan iklim di seluruh Indonesia. Informasi dan peringatan dini akan terus disampaikan kepada publik guna mitigasi dan antisipasi dini terhadap dampak kekeringan dan potensi bencana lainnya yang mungkin timbul akibat perubahan iklim ini.

Bagikan: Facebook X WhatsApp