Friday, 24 July 2026
BREAKING
KESEHATAN

Obat Retatrutide Buktikan Efektivitas Penurunan Berat Badan Signifikan pada Penderita Diabetes Tipe 2 dan Penyakit Kardiovaskular

Oleh Rini Widiyarti July 24, 2026 3 hours lalu 0 komentar

Obat terbaru bernama Retatrutide menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam uji klinis fase 3, berhasil menurunkan berat badan lebih dari 20% pada orang dewasa yang mengidap obesitas dan diabetes tipe 2, serta mereka yang memiliki obesitas parah dengan penyakit kardiovaskular yang sudah mapan. Hasil ini dikonfirmasi dari dua studi fase 3 yang berbeda.

Sebelumnya, seperti yang telah dilaporkan oleh Healio dari uji coba TRIUMPH-1, Retatrutide yang diberikan seminggu sekali terbukti mampu menurunkan berat badan hingga 25% dalam kurun waktu 80 minggu pada orang dewasa yang mengalami obesitas namun tidak menderita diabetes. Temuan terbaru dari uji coba TRIUMPH-2 dan TRIUMPH-3, yang diumumkan oleh Eli Lilly and Co., semakin memperkuat potensi obat inovatif ini.

Dalam studi TRIUMPH-2, Retatrutide diuji pada pasien dewasa dengan obesitas dan diabetes tipe 2. Hasilnya menunjukkan penurunan berat badan yang substansial, mencapai lebih dari 20%. Sementara itu, uji coba TRIUMPH-3 berfokus pada pasien dewasa dengan obesitas parah dan riwayat penyakit kardiovaskular yang telah terdiagnosis. Kelompok ini juga mengalami penurunan berat badan yang signifikan, melebihi angka 20%.

Obat Retatrutide ini merupakan bagian dari kelas obat yang dikenal sebagai agonis reseptor tripel, yang menargetkan tiga hormon inkretin utama: glucagon-like peptide-1 (GLP-1), glucagon-like peptide-1 (GIP), dan glucagon. Mekanisme kerja ganda ini diduga berkontribusi pada efektivitasnya yang kuat dalam manajemen berat badan dan kontrol glukosa.

Eli Lilly and Co. menyatakan bahwa mereka berkomitmen untuk terus melakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut terkait Retatrutide. Perusahaan farmasi ini berharap obat ini dapat memberikan pilihan terapi yang efektif bagi jutaan orang di seluruh dunia yang berjuang dengan obesitas dan kondisi kesehatan terkait lainnya.

Bagikan: Facebook X WhatsApp