Pelatih Tim Nasional Indonesia, Shin Tae-yong, menguraikan strategi Persija Jakarta dalam menghadapi Piala Presiden 2026. Fokus utama tim Macan Kemayoran adalah menjaga kebugaran dan menghindari cedera pada skuad utamanya, mengingat pentingnya turnamen ini sebagai persiapan menuju Super League 2026.
Shin Tae-yong menegaskan bahwa komposisi pemain yang akan diturunkan dalam Piala Presiden 2026 akan mempertimbangkan aspek menjaga kondisi fisik para pemain kunci. “Kita harus menjaga skuad utama agar tidak cedera, itu yang paling penting,” ujar Shin Tae-yong dalam sebuah keterangan.
Keputusan untuk tidak menurunkan kekuatan penuh di turnamen pramusim ini juga dilatarbelakangi oleh jadwal padat yang dihadapi Persija Jakarta. Pihaknya ingin memastikan bahwa pemain-pemain andalannya dalam kondisi prima saat kompetisi resmi, yaitu Super League 2026, bergulir.
Shin Tae-yong menambahkan, “Piala Presiden ini kan sebagai ajang pemanasan, jadi kita harus pintar dalam merotasi pemain dan fokus pada pemulihan. Jangan sampai ada pemain yang cedera karena kelelahan atau salah strategi.”
Lebih lanjut, pelatih asal Korea Selatan itu menekankan pentingnya keseimbangan antara memberikan kesempatan bermain bagi pemain lapis kedua dan menjaga performa tim secara keseluruhan. Ia berharap para pemain yang mendapatkan menit bermain di Piala Presiden 2026 dapat menunjukkan performa terbaiknya dan membuktikan diri.
Target utama Persija Jakarta di Piala Presiden 2026 bukan semata-mata meraih gelar juara, melainkan lebih kepada terciptanya fondasi tim yang kuat dan sehat untuk menghadapi kompetisi yang lebih bergengsi di tahun berikutnya. Dengan strategi ini, Shin Tae-yong optimis Persija Jakarta dapat tampil kompetitif di Super League 2026.
