Mantan striker tim nasional Inggris dan Tottenham Hotspur, Jermain Defoe, mengakhiri masa baktinya sebagai pelatih kepala klub National League, Woking. Keputusan ini diambil setelah kurang lebih empat bulan menjabat, terhitung sejak ditunjuk pada September 2023. Selama masa kepelatihannya, Defoe memimpin tim dalam sembilan pertandingan.
Defoe sendiri mengakui bahwa pengalaman pertamanya di dunia kepelatihan ini merupakan sebuah “pengalaman yang membuka mata”. Pernyataan tersebut disampaikan menyusul pengumumannya mengenai kepergiannya dari klub yang bermarkas di Kingfield Stadium tersebut. Ia merasa keputusan ini diambil setelah melalui pertimbangan yang matang.
Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada hari Kamis (18/1/2024), Defoe menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Woking Football Club. “Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Woking Football Club atas kesempatan yang diberikan kepada saya untuk menjadi manajer mereka,” ujarnya. Ia juga menambahkan, “Saya sangat menikmati waktu saya di klub ini dan menghargai kesempatan yang diberikan.”
Lebih lanjut, Defoe menyoroti perjalanan yang ia lalui bersama tim. “Ini adalah pengalaman yang membuka mata, dan saya telah belajar banyak dalam beberapa bulan terakhir,” katanya. Ia juga secara khusus berterima kasih kepada para pemain atas dedikasi mereka. “Saya berterima kasih kepada para pemain atas kerja keras dan komitmen mereka selama saya berada di klub,” imbuh Defoe.
Pihak klub, Woking Football Club, juga merilis pernyataan resmi yang mengkonfirmasi kepergian Defoe. “Woking Football Club hari ini mengkonfirmasi kepergian Jermain Defoe sebagai manajer tim utama,” demikian bunyi pernyataan tersebut. Klub juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi yang diberikan oleh mantan pemain berusia 41 tahun itu.
Manajemen Woking FC berharap yang terbaik bagi Defoe di masa depan. “Kami mendoakan yang terbaik untuk Jermain dalam langkah karier selanjutnya,” tutup pernyataan klub. Selama masa kepelatihannya, Woking tercatat meraih tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan tiga kekalahan dalam sembilan pertandingan di National League.
