Tim Nasional Voli Putra Indonesia diminta untuk tidak mengulangi kesalahan fatal yang berujung pada kekalahan di leg kedua SEA V Cup 2026. Pelatih Luvi Febrian menekankan pentingnya evaluasi mendalam agar “mimpi buruk” serupa tidak terulang saat turnamen kembali digelar di Jakarta.
SEA V Cup 2026 leg kedua dijadwalkan akan bergulir di kandang sendiri, Jakarta. Situasi ini menjadi momen krusial bagi Timnas Voli Indonesia untuk bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya di hadapan publik sendiri. Luvi Febrian, sang nakhoda tim, secara tegas mengingatkan anak asuhnya untuk belajar dari pengalaman pahit di edisi sebelumnya.
Menurut Luvi Febrian, kekalahan di leg kedua SEA V Cup sebelumnya memberikan pelajaran berharga yang tidak boleh diabaikan. “Kita harus belajar dari kesalahan yang lalu, jangan sampai terulang lagi,” ujar Luvi Febrian dalam sebuah kesempatan, menekankan pentingnya introspeksi diri dan perbaikan strategi.
Ia menambahkan bahwa setiap pertandingan dalam SEA V Cup memiliki tingkat kesulitan dan tekanan tersendiri. Oleh karena itu, persiapan yang matang dan fokus penuh adalah kunci utama untuk meraih hasil positif. “SEA V Cup ini bukan turnamen yang bisa dianggap enteng. Kita harus siap menghadapi segala kemungkinan,” tegas Luvi Febrian.
Luvi Febrian berharap, dengan adanya evaluasi yang komprehensif dan kerja keras seluruh elemen tim, Timnas Voli Indonesia dapat menyajikan penampilan gemilang di SEA V Cup 2026 leg kedua. Harapannya, publik tuan rumah dapat menyaksikan kemenangan demi kemenangan, serta mengukir prestasi membanggakan di kancah regional.
