Jakarta Fair 2026: Pertamina Patra Niaga Gencar Promosi Bright Gas, Dorong Peralihan LPG Non-Subsidi

Rini Widiyarti

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga memanfaatkan gelaran akbar Jakarta Fair 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, sebagai panggung strategis untuk meningkatkan penetrasi pasar LPG non-subsidi, khususnya Bright Gas. Melalui booth Bright Store by Pertamina yang beroperasi selama 11-12 Juli 2026, perusahaan menawarkan berbagai insentif menarik bagi masyarakat untuk beralih dari LPG bersubsidi. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan memperluas penggunaan Bright Gas, tetapi juga menjadi wadah promosi bagi produk-produk unggulan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

Kehadiran Pertamina Patra Niaga di salah satu pameran terbesar di ibu kota ini menjadi momentum penting untuk edukasi konsumen. Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, Kitty Andhora, menyatakan bahwa tujuan utama partisipasi ini adalah agar masyarakat semakin mengenal dan nyaman menggunakan Bright Gas untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari. "Di Jakarta Fair 2026, kami memberikan kemudahan bagi konsumen untuk menikmati promo pembelian, isi ulang, hingga program tukar tambah (trade-in) tabung LPG 3 kilogram ke Bright Gas. Semuanya dirancang dengan proses yang mudah dan memberikan berbagai keuntungan langsung," jelas Kitty dalam keterangan persnya pada Jumat, 19 Juni 2026.

Program tukar tambah yang ditawarkan menjadi salah satu daya tarik utama. Konsumen berkesempatan menukarkan dua tabung LPG 3 kilogram bersubsidi dengan satu tabung Bright Gas berukuran 5,5 kilogram secara gratis, belum termasuk biaya isi gas. Mekanisme ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat yang terbiasa menggunakan tabung bersubsidi untuk beralih ke pilihan yang lebih efisien dan modern. Proses pengambilan tabung baru dan pengiriman tabung lama akan dilayani oleh petugas Bright Gas, disesuaikan dengan lokasi outlet dan jangkauan layanan yang berlaku.

Langkah Pertamina Patra Niaga ini selaras dengan upaya pemerintah dalam mengoptimalkan penyaluran LPG bersubsidi agar tepat sasaran. LPG 3 kilogram memang ditujukan bagi rumah tangga miskin dan usaha mikro. Namun, seiring dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat dan perkembangan sektor UMKM, banyak konsumen yang sebenarnya mampu menggunakan LPG non-subsidi namun masih bergantung pada produk bersubsidi. Bright Gas hadir sebagai solusi bagi segmen pasar ini, menawarkan kualitas yang lebih baik, keamanan yang terjamin, serta varian ukuran tabung yang lebih beragam.

Selain promosi Bright Gas, booth Bright Store by Pertamina juga menjadi etalase bagi produk-produk UMKM binaan Pertamina. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen Pertamina Patra Niaga dalam mendukung pertumbuhan ekonomi kerakyatan. Melalui pameran berskala nasional seperti Jakarta Fair, produk-produk UMKM mendapatkan eksposur yang lebih luas, membuka peluang pasar baru, dan meningkatkan daya saing mereka di kancah yang lebih besar. Hal ini sejalan dengan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat.

Perluasan penggunaan LPG non-subsidi seperti Bright Gas memiliki beberapa keuntungan signifikan. Dari sisi konsumen, Bright Gas menawarkan teknologi katup ganda yang lebih aman, mengurangi risiko kebocoran gas dibandingkan tabung LPG konvensional. Selain itu, tabung Bright Gas memiliki desain yang lebih modern dan ergonomis, serta tersedia dalam dua pilihan warna, hijau dan ungu, yang memudahkan identifikasi. Varian ukuran 5,5 kg juga dianggap lebih praktis untuk kebutuhan rumah tangga kecil hingga menengah.

Dari perspektif perusahaan, peningkatan konsumsi LPG non-subsidi berkontribusi pada diversifikasi portofolio produk Pertamina Patra Niaga. Hal ini juga membantu Pertamina dalam mengelola pasokan LPG bersubsidi agar lebih fokus kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sehingga penyaluran energi menjadi lebih efisien dan berkelanjutan. Penguatan pasar LPG non-subsidi juga sejalan dengan tren global yang mengarah pada penggunaan energi yang lebih bersih dan efisien.

Partisipasi dalam Jakarta Fair 2026 bukan kali pertama bagi Pertamina Patra Niaga. Sebelumnya, perusahaan secara konsisten hadir di berbagai ajang pameran dan event publik untuk mendekatkan diri dengan konsumen. Edukasi mengenai keunggulan Bright Gas dan program-program promosi yang ditawarkan secara langsung kepada masyarakat terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan minat konsumen.

Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga terus berinovasi dalam layanan digital untuk memudahkan konsumen. Aplikasi MyPertamina, misalnya, telah dikembangkan untuk berbagai transaksi energi, termasuk pembelian dan pembayaran LPG. Kemudahan akses informasi dan layanan ini diharapkan dapat semakin mendorong adopsi LPG non-subsidi di masyarakat perkotaan seperti Jakarta.

Program "Retail Make Over" yang baru-baru ini dijalankan, yang telah memoles 1.920 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), menunjukkan keseriusan Pertamina dalam meningkatkan kualitas layanan di seluruh lini bisnisnya. Upaya ini mencakup peningkatan fasilitas, kenyamanan, dan pengalaman pelanggan, yang secara tidak langsung juga mendukung citra positif produk-produk Pertamina, termasuk Bright Gas.

Dengan strategi yang komprehensif, mulai dari promosi langsung di ajang pameran besar seperti Jakarta Fair, program tukar tambah yang menarik, hingga dukungan terhadap UMKM, Pertamina Patra Niaga bertekad untuk terus mendorong penggunaan LPG non-subsidi di Jakarta dan seluruh Indonesia. Diharapkan, inisiatif ini tidak hanya meningkatkan volume penjualan Bright Gas, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi penyaluran energi bersubsidi dan pemberdayaan ekonomi lokal.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All