Wednesday, 22 July 2026
BREAKING
BERITA

Petani India Kepung Ibu Kota, Tolak Kemitraan Dagang dengan Amerika Serikat

Oleh Emanuel July 22, 2026 5 hours lalu 0 komentar

Ribuan petani India membanjiri ibu kota negara, New Delhi, pada hari Senin (26/2) untuk menyuarakan protes keras mereka terhadap perjanjian dagang yang sedang dijajaki antara India dan Amerika Serikat. Aksi unjuk rasa besar-besaran ini dikhawatirkan akan melumpuhkan aktivitas di pusat pemerintahan, sebagai bentuk penolakan terhadap potensi dampak negatif kesepakatan tersebut terhadap sektor pertanian India.

Para petani yang tergabung dalam berbagai serikat buruh tani ini menyampaikan aspirasi mereka dengan tegas. Mereka khawatir bahwa pembukaan pasar India untuk produk pertanian Amerika Serikat dapat merusak mata pencaharian petani lokal. Ancaman terbesar datang dari potensi masuknya produk-produk pertanian yang diproduksi dengan standar yang berbeda, serta kemungkinan persaingan harga yang tidak seimbang.

Ketua Serikat Petani India, Rakesh Tikait, dalam salah satu pernyataannya kepada media, menegaskan, “Kami tidak akan mundur sampai tuntutan kami dipenuhi. Perjanjian dagang ini akan menjadi malapetaka bagi petani kecil dan menengah di India.” Ia menambahkan bahwa kebijakan yang ada saat ini sudah cukup memberatkan, dan perjanjian dengan AS dikhawatirkan akan semakin memperburuk kondisi mereka.

Aksi protes ini tidak hanya melibatkan petani dari wilayah sekitar New Delhi, tetapi juga datang dari berbagai negara bagian di India. Mereka membawa spanduk-spanduk bertuliskan tuntutan agar pemerintah meninjau ulang dan membatalkan rencana perjanjian dagang tersebut. Beberapa petani juga menyuarakan kekhawatiran mengenai potensi praktik pertanian yang tidak berkelanjutan yang mungkin dibawa oleh produk impor.

Pemerintah India sendiri dikabarkan sedang melakukan negosiasi intensif dengan pihak Amerika Serikat terkait berbagai isu perdagangan, termasuk sektor pertanian. Namun, gelombang protes dari kalangan petani ini memberikan tekanan signifikan bagi pemerintah untuk mempertimbangkan kembali langkah-langkah strategis yang diambil demi melindungi kepentingan sektor pertanian domestik yang menjadi tulang punggung perekonomian banyak keluarga di India.

Bagikan: Facebook X WhatsApp