Tuesday, 21 July 2026
BREAKING
BERITA

Pengembang Ungkap Kendala Penjualan Rumah Subsidi untuk MBR

Oleh Emanuel July 20, 2026 23 hours lalu 0 komentar

Asosiasi Pengembang Rumah Nasional (ASPRUMNAS) mengakui adanya kesulitan dalam penjualan rumah bersubsidi yang ditujukan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Kendala ini menjadi perhatian serius bagi para pengembang yang berupaya memenuhi kebutuhan perumahan bagi segmen tersebut.

Menurut Ketua Umum ASPRUMNAS, Alwi Bagdja, salah satu hambatan utama yang dihadapi adalah masalah ketersediaan lahan. “Ketersediaan lahan di sekitar perkotaan itu sekarang sudah sangat terbatas, sehingga pengembang kesulitan mencari lahan yang memenuhi persyaratan untuk dibangun rumah subsidi,” ungkapnya saat ditemui pada acara Rakernas REI di Jakarta, Kamis (23/5/2024).

Alwi menjelaskan bahwa lokasi lahan yang sulit dijangkau atau berada di daerah yang kurang strategis seringkali tidak diminati oleh calon pembeli. Hal ini berbanding terbalik dengan keinginan para MBR yang tentu saja mendambakan hunian yang dekat dengan pusat aktivitas ekonomi dan fasilitas publik.

Selain masalah lahan, ketersediaan infrastruktur juga menjadi faktor krusial. Pengembang mengeluhkan bahwa banyak lahan yang tersedia ternyata belum memiliki akses infrastruktur yang memadai, seperti jalan, air bersih, dan listrik. Pembangunan infrastruktur ini tentu saja menambah biaya produksi yang pada akhirnya akan berimbas pada harga jual rumah, meskipun itu adalah rumah subsidi.

“Kalau kita bangun di pinggir-pinggir kota, itu kan harus ada pendukungnya. Jalan, air bersih, listrik, itu semua harus terbangun. Biaya untuk membangun infrastruktur ini lumayan besar,” tambah Alwi.

Lebih lanjut, Alwi menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pengembang dalam mengatasi permasalahan ini. Ia berharap pemerintah daerah dapat membantu mempermudah proses perizinan dan menyediakan lahan yang lebih siap bangun. “Kami berharap pemerintah daerah bisa membantu mempermudah perizinan dan juga menyediakan lahan yang lebih baik lagi,” pungkasnya.

ASPRUMNAS berharap dengan adanya upaya bersama dan solusi yang tepat, penjualan rumah subsidi bagi MBR dapat berjalan lebih lancar dan memenuhi target yang telah ditetapkan. Hal ini penting untuk memastikan bahwa program perumahan bersubsidi benar-benar dapat menjangkau dan membantu masyarakat yang membutuhkan hunian layak.

Bagikan: Facebook X WhatsApp

Artikel Terkait