Doha, Piala Dunia 2026 – Di tengah euforia kemenangan Argentina atas Cape Verde dalam laga babak 32 besar Piala Dunia 2026 yang berakhir dramatis, Lionel Messi menunjukkan sisi kemanusiaan yang luar biasa. Meskipun timnya harus berjuang keras hingga perpanjangan waktu, kapten Albiceleste ini menyempatkan diri memberikan apresiasi tulus kepada kiper lawan, Vozinha, atas penampilan gemilangnya.
Pertandingan yang digelar di Stadion Lusail pada Jumat (5/7/2026) ini memang berlangsung menegangkan. Argentina akhirnya memastikan langkah ke babak berikutnya dengan kemenangan 3-2 atas Cape Verde. Namun, tim debutan itu tampil begitu mengesankan, mampu menyulitkan juara bertahan hingga menit-menit akhir.
Vozinha, penjaga gawang berusia 40 tahun, menjadi sorotan utama dalam laga tersebut. Berkali-kali ia berhasil menggagalkan peluang emas yang diciptakan para penyerang Argentina. Aksi heroiknya menjadi salah satu alasan utama mengapa Cape Verde mampu bertahan dan bahkan menyamakan kedudukan dua kali di waktu normal.
Momen paling berkesan terjadi pasca-pertandingan. Di tengah kelelahan dan sorak sorai pendukung Argentina, Messi terlihat menghampiri Vozinha. Kapten timnas Argentina itu memberikan pujian langsung kepada sang kiper atas performa luar biasanya. "Kata-katanya sangat berarti," ungkap Vozinha dengan nada haru saat menceritakan momen tersebut.
Bagi Vozinha, pujian dari seorang mega bintang seperti Messi adalah penghargaan tertinggi. Meskipun timnya harus tersingkir, penampilan impresif di Piala Dunia 2026, terutama di laga melawan Argentina, telah mencuri perhatian dunia. Vozinha sendiri menjadi inspirasi banyak orang dengan dedikasi dan semangat juangnya di usianya yang tidak lagi muda.
Gol pembuka Argentina dicetak oleh Messi sendiri pada menit ke-29, menambah koleksi golnya yang ke-20 di ajang Piala Dunia. Namun, semangat juang Cape Verde tak pernah padam. Mereka menunjukkan bahwa meski berstatus tim kuda hitam, mereka mampu memberikan perlawanan sengit kepada tim-tim raksasa. Gol penentu kemenangan Argentina baru tercipta pada menit ke-111 di babak perpanjangan waktu.
Perlakuan Messi ini tidak hanya menunjukkan sportivitasnya di lapangan, tetapi juga nilai-nilai kemanusiaan yang ia junjung tinggi. Di tengah persaingan ketat, apresiasi terhadap performa lawan adalah bentuk penghormatan yang patut dicontoh. Kisah Vozinha dan pujian dari Messi ini menjadi salah satu cerita menarik dari gelaran Piala Dunia 2026 yang menunjukkan bahwa sepak bola bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang rasa hormat dan persaudaraan.











