Prancis Kokoh di Puncak, Tuan Rumah Meksiko Mengejutkan di Peringkat 4 Piala Dunia 2026

Danu Ilham

Doha – Panggung Piala Dunia 2026 semakin memanas dengan tuntasnya babak 16 besar. Peringkat kekuatan tim terbaru menunjukkan dominasi Prancis yang belum tergoyahkan. Sementara itu, tuan rumah Meksiko tampil impresif dan merangsek ke posisi empat besar.

Prancis, sang juara bertahan, kembali menunjukkan taringnya. Enam dari enam juri menempatkan mereka di posisi teratas. Serangan mematikan Kylian Mbappé dan Michael Olise membungkam pertahanan Swedia. "Saya ingin menikmati Piala Dunia ini sepenuhnya," ujar Mbappé usai laga melawan Swedia. Kesenangan Prancis sepertinya belum akan berakhir.

Spanyol merangkak naik ke posisi kedua. Performa mereka melawan Austria sungguh memukau. Lamine Yamal semakin bersinar, sementara Unai Simón belum kebobolan. La Roja kini bermain lepas dan menyerang.

Argentina, meski memenangkan semua laga, harus turun ke peringkat tiga. Mereka dua kali memberi kesempatan Cape Verde bangkit. Kelelahan setelah 120 menit di bawah terik Miami juga menjadi pertanyaan jelang laga melawan Mesir. Lionel Messi dan rekan-rekannya tampak terkuras.

Meksiko, yang menjadi tuan rumah bersama, membuat kejutan besar. Mereka kini menduduki peringkat empat. Atmosfer di Stadion Azteca membakar semangat El Tri. Gilberto Mora menjadi bintangnya. Namun, momentum mereka mungkin terhambat saat harus bertandang melawan Inggris di babak selanjutnya.

Maroko menyusul di posisi kelima. Keteguhan hati mereka membawa mereka ke perpanjangan waktu melawan Belanda. Yassine Bounou menjadi pahlawan dalam adu penalti. Performa mereka di turnamen ini, termasuk hasil imbang melawan Brasil, menunjukkan potensi mengulang kesuksesan empat tahun lalu. "Maroko telah mendapatkan rasa hormat semua orang," kata pelatih Mohamed Ouahbi.

Brasil berada di peringkat keenam. Mereka menunjukkan dua wajah berbeda saat melawan Jepang. Babak pertama lesu, namun bangkit setelah jeda. Vinícius Júnior memimpin serangan, didukung lini tengah yang solid.

Norwegia melesat ke posisi ketujuh. Keputusan membuat sepuluh perubahan pemain terbukti jitu. Erling Haaland, meski seringkali tenang, selalu siap menerkam dan mencetak gol kemenangan.

Inggris tertahan di peringkat kedelapan. Harry Kane menyelamatkan mereka dari ancaman tersingkir. Namun, performa tim secara keseluruhan masih mengkhawatirkan. Lini pertahanan terlihat rapuh.

Amerika Serikat berada di posisi kesembilan. Kartu merah Folarin Balogun bisa menjadi masalah. Meski begitu, tim menunjukkan ketangguhan setelah kepergiannya. Mereka tidak gentar menghadapi Belgia.

Kolombia di posisi kesepuluh. Kemenangan tipis 1-0 atas Ghana belum mencerminkan dominasi mereka. Luis Díaz dan James Rodríguez menjadi motor serangan yang memukau.

Portugal di peringkat sebelas. Mereka kesulitan saat Cristiano Ronaldo masih bermain. Gonçalo Ramos menjadi penentu kemenangan. Kelemahan dalam penyelesaian akhir masih menjadi PR.

Swiss melesat ke posisi dua belas. Johan Manzambi menjadi bintang baru. Bersama Embolo dan Xhaka, mereka menunjukkan potensi besar.

Belgia di posisi tiga belas. Kemenangan dramatis melawan Senegal diraih berkat keberuntungan. Pelatih Rudi Garcia mengakui Senegal lebih pantas menang.

Kanada di peringkat empat belas. Kemenangan di menit akhir melawan Afrika Selatan membawa mereka ke babak 16 besar. Kembalinya Alphonso Davies memberikan suntikan moral besar.

Mesir di posisi lima belas. Capaian lolos ke 16 besar membawa emosi luar biasa. Mohamed Salah dan pelatih Hossam Hassan tak kuasa menahan air mata.

Paraguay mengejutkan di peringkat enam belas. Mereka mengalahkan Jerman melalui adu penalti dengan penguasaan bola hanya 26%. Ini menunjukkan perkembangan luar biasa setelah kekalahan telak di awal turnamen.

Cape Verde di posisi tujuh belas. Mereka tersingkir namun meninggalkan kesan mendalam. Performa mereka melawan Argentina sangat gemilang.

Tim-tim lain seperti Jepang, Kroasia, Belanda, DR Kongo, Senegal, Pantai Gading, Jerman, Australia, Swedia, Ghana, Ekuador, Austria, Aljazair, Afrika Selatan, dan Bosnia Herzegovina melengkapi daftar ini dengan berbagai catatan dan performa mereka di Piala Dunia 2026.

Baca Juga

Tags

Menjadi Sorotan

View All