Maroko kembali mencuri perhatian dunia, kali ini bukan hanya karena performa impresif di Piala Dunia 2022 Qatar. Ada satu nama baru yang bersinar terang: Ayyoub Bouaddi, gelandang muda berusia 18 tahun. Penampilannya melawan Brasil di laga pembuka Piala Dunia langsung menjadi perbincangan hangat di media sosial. Ia berhasil mengimbangi permainan duo gelandang berpengalaman Brasil, Casemiro dan Bruno Guimaraes.
Bouaddi, yang kini bermain untuk Lille, dilaporkan menjadi target utama sejumlah klub top Eropa. Manchester City dan Arsenal disebut-sebut menjadi tim terdepan yang memantau perkembangannya. Klub raksasa Spanyol seperti Real Madrid dan Barcelona, serta Paris Saint-Germain, juga tak ketinggalan mengamati bakat muda ini.
Mantan pemain internasional Maroko, Hassan Kachloul, mengungkapkan keyakinannya pada potensi Bouaddi. "Siapapun yang pernah melihatnya bermain di Lille tahu kualitasnya. Dia dianggap sebagai prospek top," ujar Kachloul kepada BBC Sport. Ia menambahkan, "Melawan pemain seperti Casemiro, Lucas Paqueta, dan Bruno Guimaraes, ia menunjukkan tidak hanya kualitas, tetapi juga kepribadian. Ada semacam kepercayaan diri yang positif."
Usianya yang masih 18 tahun tidak menghalangi Bouaddi untuk menunjukkan performa matang di lapangan. Ia memiliki postur 185 cm dan dikenal tenang menguasai bola. Dalam debut Piala Dunianya melawan Brasil, ia mencatatkan sentuhan bola terbanyak dan umpan akurat terbanyak di timnya. Jurnalis sepak bola Maroko, Amine el Amri, memuji kecerdasan Bouaddi. "Dia memiliki potensi menjadi salah satu gelandang terbaik sepanjang masa," katanya.
El Amri juga melihat kemiripan gaya bermain Bouaddi dengan legenda Barcelona, Sergio Busquets. "Dia sangat tinggi namun tidak terlalu berotot. Dia sangat tenang saat memegang bola dan saat menekan lawan. Dia tidak banyak melakukan pelanggaran," jelasnya.
Musim lalu, Bouaddi sudah menunjukkan performa luar biasa di lima liga top Eropa untuk pemain berusia 18 tahun ke bawah. Ia memimpin dalam jumlah menit bermain dan penampilan. Selain itu, ia unggul dalam memenangkan penguasaan bola, tekel, dan intersep.
Lille dikabarkan mematok harga sekitar 69 hingga 86 juta poundsterling untuk Bouaddi. Angka ini sepadan dengan nilai pasar gelandang top saat ini. Manchester City sendiri baru saja menyelesaikan rekor transfer klub dengan mendatangkan Elliot Anderson.
Di balik bakat sepak bolanya, Bouaddi juga dikenal sebagai sosok yang rendah hati dan cerdas. Ia berhasil meraih ijazah sekolah menengah di bidang matematika dan fisika. "Dia memiliki apa yang diperlukan untuk menjadi pemain yang fantastis dan juga manusia yang baik," tambah El Amri.
Kemampuan Bouaddi yang serba bisa, termasuk bisa bermain sebagai bek kanan, menjadikannya opsi menarik bagi pelatih Manchester City, Pep Guardiola. Kemampuannya untuk tetap tenang di bawah tekanan dan kemampuan dribblingnya di area sempit sangat berharga. Ia bisa menjadi solusi jangka panjang bagi lini tengah City, terutama jika ada ketidakpastian mengenai masa depan Rodri yang kontraknya mendekati akhir.
Namun, fokus utama Bouaddi saat ini adalah membantu Maroko melampaui pencapaian mereka di Piala Dunia sebelumnya, yaitu mencapai semifinal.











