Davide Brivio, sosok di balik kesuksesan Valentino Rossi dan Joan Mir di MotoGP, melayangkan pujian setinggi langit untuk Ai Ogura. Ia menyebut pembalap muda Jepang itu sebagai "salah satu pembalap terbaik yang pernah saya tangani". Pernyataan ini dilontarkan Brivio setelah Ogura meraih kemenangan sensasional di Sirkuit Assen, Belanda.
Brivio memiliki rekam jejak gemilang dalam menemukan dan mengembangkan talenta pembalap. Sebelum ini, ia telah memberikan debut MotoGP bagi nama-nama besar seperti Maverick Vinales dan Alex Rins. Namun, keputusan Brivio merekrut Ogura sebagai rookie untuk tim Trackhouse Aprilia pada musim 2025 sempat menimbulkan tanda tanya di kalangan pengamat.
Keraguan itu perlahan sirna seiring performa impresif Ogura. Di debutnya di MotoGP, Ogura berhasil finis di lima besar, menjadi Aprilia terbaik di lintasan. Meskipun sempat mengalami kendala cedera yang memaksa beberapa "reset" dalam musim debutnya, Ogura terus menunjukkan perkembangan.
Musim ini, Ogura memulai dengan hasil terbaik dalam kariernya di Thailand. Ia kemudian melanjutkan momentum tersebut, dan setelah mengalami masalah teknis di COTA, ia akhirnya meraih podium perdananya di Le Mans. Perjuangan mengatasi masalah kualifikasi membuahkan hasil manis.
Ogura secara konsisten menunjukkan peningkatan luar biasa. Ia meraih posisi kedua sebanyak tiga kali berturut-turut, sebelum akhirnya mengunci kemenangan pertamanya di Grand Prix Assen. Kemenangan ini semakin spesial karena ia menciptakan sejarah bersama rekan setimnya, Raul Fernandez, yang memenangkan Sprint Race, menghasilkan finis satu-dua impian bagi tim Trackhouse.
Baik Brivio maupun Ogura akan meninggalkan tim Trackhouse di akhir musim ini. Ogura dipastikan akan bergabung dengan Yamaha, tim yang juga menjadi awal karier Brivio di MotoGP dan tempatnya meraih empat gelar juara dunia bersama Rossi. Sementara itu, Brivio akan mengambil peran komersial senior di HRC.
"Jujur saja, Ai adalah salah satu pembalap terbaik yang pernah saya tangani," ungkap Brivio pasca-kemenangan Ogura di Assen. "Ada beberapa pembalap hebat, tapi dia pasti salah satu yang akan saya kenang selamanya."
Brivio menambahkan, "Saya pikir semua orang ingat ketika Trackhouse memutuskan merekrut Ai, ada sedikit keraguan. Namun, dia jelas memiliki potensi besar."
Ia memuji pendekatan Ogura yang selalu belajar selangkah demi selangkah. "Dia orang Jepang, dia mencoba belajar secara bertahap. Dalam periode ini, dia selalu sangat cerdas, mencoba memahami, belajar, dan memanfaatkan pengalaman sedikit demi sedikit."
"Saya tidak pernah melihatnya mundur," lanjut Brivio. "Kami mengalami beberapa cedera tahun lalu. Terkadang setelah cedera, kami harus memulai lagi dari awal. Tapi itu hanya karena pendekatannya tidak eksplosif, dia melangkah selangkah demi selangkah, menggunakan apa yang telah dia pelajari."
"Bagi saya ini fantastis. Sangat menyenangkan bekerja dengannya. Saya sangat senang dia bisa menunjukkan potensinya," tambah Brivio. Ia juga bangga karena Ogura dapat menjadi inspirasi bagi pembalap muda Jepang lainnya yang bercita-cita tampil di MotoGP.
Brivio juga menyoroti kemajuan pesat tim Aprilia musim ini. "Ai memanfaatkan semua potensi motor dengan brilian. Terima kasih juga kepada Aprilia, karena paket teknisnya memungkinkan kami mencapai performa ini."
"Melihat Sprint Race kemarin, Ai meningkat 14 detik dibandingkan tahun lalu. Kami punya paket teknis yang hebat dan Ai cerdas, mencoba memanfaatkannya secara maksimal," tutup Brivio.
Saat ini, Ogura menempati posisi keempat klasemen sementara, tertinggal 25 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin. Raul Fernandez berada di posisi keenam, 55 poin dari puncak.











