Assen, Belanda – Performa gemilang tim Trackhouse Aprilia di Sirkuit Assen, Belanda, pada MotoGP 2026, menuai pujian. Tim yang bukan pabrikan ini sukses mengamankan podium 1-2 dalam dua balapan sekaligus. Davide Brivio, Principal Tim Trackhouse, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan timnya melampaui tim Aprilia Racing pabrikan adalah berkat performa luar biasa para pembalapnya.
Pada balapan utama hari Minggu, Ai Ogura berhasil keluar sebagai juara, diikuti oleh rekan setimnya, Raul Fernandez, di posisi kedua. Hasil ini membalikkan urutan podium dari balapan Sprint sehari sebelumnya, di mana Raul Fernandez yang menjadi juara dan Ai Ogura finis di belakangnya.
Kontras dengan pencapaian Trackhouse, tim Aprilia Racing pabrikan hanya mampu finis di posisi keempat dan kelima pada Sprint. Di balapan utama, mereka hanya mampu meraih podium ketiga melalui Jorge Martin, sementara Marco Bezzecchi mengalami insiden kecelakaan.
Brivio menekankan bahwa timnya memiliki materi yang sama persis dengan tim pabrikan. "Kami berbagi semua informasi. Para insinyur kami mengadakan pertemuan setiap hari, semuanya terbuka," ujar Brivio usai balapan. Ia menambahkan bahwa perbedaan terletak pada performa individu pembalap.
"Saya pikir akhir pekan ini pembalap kami lebih baik. Mereka menemukan cara untuk menjadi lebih cepat. Terutama di sektor terakhir," ungkap Brivio. Ia secara khusus memuji penampilan Ai Ogura dan Raul Fernandez yang dinilainya fantastis.
"Ada peningkatan yang luar biasa dibandingkan tahun lalu. Saya hanya berpikir pembalap kami menemukan cara untuk cepat di sini, keduanya bersama-sama," lanjutnya. Brivio menegaskan bahwa timnya tidak melakukan sesuatu yang lebih baik dari tim pabrikan, kecuali berusaha memberikan yang terbaik.
Kesuksesan ini terasa sangat berarti bagi tim Trackhouse, yang tergolong baru di MotoGP. "Ini adalah mimpi bagi setiap tim, terutama tim non-pabrikan," kata Brivio. Ia mengakui sempat ada keraguan setelah pencapaian di Sprint, namun keberhasilan di balapan utama yang memiliki bobot lebih besar menghapus keraguan tersebut.
"Ini luar biasa untuk banyak hal. Trackhouse adalah tim terakhir yang tiba di paddock, cukup muda. Kami bukan tim pabrikan," jelasnya. Brivio juga mengapresiasi perkembangan Ai Ogura sebagai rookie tahun lalu, serta upaya Raul Fernandez yang memiliki bakat besar. Dukungan dari Aprilia dalam pengembangan motor juga menjadi faktor krusial.
"Saya punya begitu banyak orang untuk berterima kasih atas pencapaian ini. Bagi tim kami, ini adalah mimpi yang menjadi kenyataan," pungkas Brivio. Ia menambahkan bahwa pencapaian ini merupakan sejarah bagi Trackhouse dan menjadi kepuasan yang luar biasa bagi seluruh tim.











